Persekutuan Jumat PMK STIS 17 Oktober 2014

Pembicara: Bang Yohanes

Unity in Christ

1 Korintus 12:12-13 (bersatu tapi beragam)

1. Jangan jadikan perbedaan sebagai hambatan

1 Korintus 12:14

Kita punya tugas masing-masing.

Tuhan kasih kita fungsi dan fungsi-fungsi yang vital (ada kualitas yang berbeda)

1 Korintus 12:23-24 (sangat aneh kalo dalam Tubuh Kristus, semua kepribadian sama)

2. Kita harus punya tujuan yang jelas, sama seperti pengenalan akan Kristus

Kenal ga sama siapa Kristus itu?

Orang yang dekat dengan Kristus, belum tentu mengenal Kristus. Agama kita ga menyelamatkan kita, kalo kita CUMAN KRISTEN KTP.

Ga boleh lupa baca Alkitab ya la!!!

Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan.

3. Bagaimana kita meneruskan kasih Allah bagi sesama?

Mempraktekkan Kasih Kristus.

Ayat 25-26

Supaya kita bisa saling memperhatikan. Kita ga boleh jadi orang yang egois, sombong…

Advertisements

Ibadah JPCC KOTA CASABLANCA 16 NOVEMBER 2014

By: Ps Mark McCledon

Season is change

Musim di hidup kita pasti akan berubah

2 Korintus 5:17

Perjalanan melintasi jalan untuk naik level supaya kita makin serupa di dalam Kristus.

Ini saatnya kita beritakan Injil pada generasi kita…

Matius 24:14

Kita beruntung bisa hidup di zaman ini, sebagai pelari ‘estafet’ terakhir. Maka dari itu, kita harus kuat dalam identitas kita dalam Kristus supaya bisa dewasa.

Efesus 4:13 (sesuatu yang dahsyat, rancangan Tuhan supaya kita serupa dengan Kristus. Orang yang melihat, harus mengakui kalau dalam diri kita, bukan kita lagi, tapi Tuhan Yesus Kristus)

Banyak dari kita yang pake ‘Cheap Christianity’ dimana ada botolnya yang bagus sama seperti ‘Expensive Christianity’, tapi bukan harum (Kristus) yang terasa, yang nampak.

Efesus 3:17

God’s making prophets in my heart.

Kristus harus diam dan berakar di dalam kita. Tuhan membuat rumahNya dalam hati kita karena kita sudah ditebus dan kita sebagai milikNya.

Jadi, minta apa saja pada Tuhan dengan berbelas kasihan.

Kita sudah dibeli dan harganya sudah lunas dibayar.

Jadi apa Kristus tinggal tetap di hati kita ? Atau Kristus cuma nge-kost sementara di hati kita?

Identitas >> Relationship (Efesus 3 :18-19)

Mengejar kedewasaan itu harus dilalui, meskipun tidak mudah..

Identity >> Hubungan Cinta >> Titik penjenuhan >> Efesus 3 :20-21 (Ternyata yang dikerjakan Tuhan bukan karya Tuhan yang hebat dari tangan kita, tapi lebih daripada apa yang kita doakan)

Semoga diberkati… Happy Sunday!!!

IBADAH 1 JPCC KOTA CASABLANCA 7 DESEMBER 2014

By: Ps. Brian Houston (Senior Pastor Hillsong)

Jujur, waktu liat Brian Houston, saya seneng banget. Karena dari dulu waktu denger musik pake kaset yang ada pitanya itu sekitar uur 4 atau 5 tahun, saya udah dengerin lagu Hillsong. Senang rasanya bisa bertemu sebagai jemaat yang mendapat Khotbah dari Ps. Brian Houston

Hati saya adalah tanggung jawab saya.

Amsal 25:28

Oleh karena itu, kita harus mengendalikan Roh kita sendiri.

Mazmur 51:10-12

Apa yang berkuasa di dalam hati/RohMU?

1. Hati yang benar adalah ketaatan.

Amsal 1:5

Kita harus siap diajar terus. Kita ga bisa diajar kalo kita sombong, arogan (tidak mau menerima).

Maaf ya Tuhan, aku pernah jadi anak Komsel yang keras kepala, susah dikasih tau.

Kita bisa belajar tentang kerendahan hari Musa. Walaupun Musa adalah hamba Tuhan ‘Besar’ yang sudah memimpin sejuta umat, dia masih mau diajar sama mertuanya.

Markus 10:21

Milikilah orang-orang dalam dalam hidup yang mau mengajar kita.

Kak Mega selaku Pemimpin Kelompok Kecil dan Kak Ricky Setiawan selaku Date Leader aku, makasih banyak ya sudah ngasih tau aku kalo perasaanku salah, aku ga boleh gini dan bimbing aku untuk jadi pribadi yang lebih baik lagi. Aku belajar banyak dari kalian 🙂

2. Roh yang benar mendatangkan Promosi

2 Korintus 10:12

Promosi itu datangnya dari Tuhan saja.

3. Roh yang benar berkaitan dengan Partnership.

Kisah Para  Rasul 13:2 (Paulus dan Barnabas)

Pada saat kita bekerja bersama-sama, itu akan menjadi luar biasa. Tuhan menempatkan orang dalam hidupmu untuk rencananya.

Sesungguhnya, saya belum mengalami rekonsiliasi dalam pengampunan dengan 2 orang yang saya kenal. Saya belum pernah bertemu dengan mereka lagi, biarpun saya bukanlah objek langsung dari tindakan yang mereka lakukan, saya kecewa dengan mereka. Bantu saya tahun ini untuk bisa berdamai dengan mereka ya Tuhan…

4. Roh yang benar dan kegagalan.

Kegagalan itu biasanya menunjukkan apa yang ada dalam hati kita sebenarnya. Kita bertanggung jawab untuk hidup kita sendiri. Hiduplah dengan kerendahan hati.

5. Roh yang benar dalam keberhasilan

Keberhasilan yang sesungguhnya menyatakan apa yang ada dalam diri seseorang. Keberhasilan bisa mengekspos keberhasilan seseorang dalam kerohaniannya.

Ada keberhasilan yang baik dan ada pula Keberhasilan yang Buruk (Menurut saya ini adalah keberhasilan yang didapat dari si Jahat, melalui cara-cara instan yang tidak berkenan di hadapan Tuhan)

6. Roh yang benar pada saat sabotase terjadi

Hal apa yang kamu izinkan untuk mensabotase rohmu?

Mazmur 10:13

Apapun (hal yang tidak berkenan bagi Tuhan) tidak akan bisa menempel pada hidupku.

2 Tesalonika 3:6

Atur pertemanan….

Saya akan menghancurkan segala hal yang bisa mensabotase rencana Tuhan dalam hidup saya

Beberapa waktu lalu saya menderita suatu Tumor di bagian tubuh saya, sehingga saya bolak-balik ke rumah Sakit sampai-sampai bolos kuliah, ga ikut rapat PKL, saya juga harus dioperasi. Saya takut, jujur penyakit yang saya derita sempat membuat iman percaya saya luntur pada Tuhan, belum lagi mama saya yang sakit Kolik Renal (ada batu ginjal kecil) selagi dia datang ke Jakarta untuk menemani saya operasi. Rasanya ujian yang Tuhan berikan buat saya bertubi-tubi. Teman-teman saya yang saya beritahu pun hanya beberapa orang sehingga yang menjenguk saya hanya teman kontrakan saya saja. Tapi, puji Tuhan saya sudah makin sehat.

7. Roh yang benar saat saya menghadapi tantangan

Jangan pernah mengembangkan hati yang terluka..

IBADAH 1 JPCC 4 JANUARI 2015 KOTA CASABLANCA

By: Ps: Jussar Badudu

Tema kita sepanjang tahun 2015 adalah LEVEL UP. Naik dalam setiap area kehidupan kita. Baik itu area pelayanan, hubungan, pendidikan, dll.

Naik

Yuk kita belajar dari Paulus. Bagaimana hidup yang berbuah itu?

Mari kita baca di 1 Tesalonika  2:1-12 dan Kisah Para Rasul 16.

Ada 3 hal yang dapat kita lakukan supaya bisa berbuah,yaitu:

1. Setia kepada panggilan

Lukas 19:17

Misalnya, tugas kita jadi tukang gulungin kabel di ibadah yang kerjanya sebelum dan setelah ibadah, setia kerjakan segala sesuatunya, walaupun mungkin kita akan bisa kena teguran karena kurang rapih dlsbnya. Gulung kabel itu ga terlihat, tapi betapa besarnya peran itu dalam ibadah.

Kalo saya pribadi, pengalaman yang saya punya soal pelayanan itu adalah bertugas Multimedia di Gereja di Binjai dulu. Jadi, itu kalo Teks lagunya dikit aja telat atau layar slidenya kedap-kedip, saya siap-siap diliatin semua jemaat dan itu buat saya gugup jujur. Tapi, saya bersyukur sama Tuhan dengan apa yang saya kerjakan itu. Dan hasilnya, Tuhan memberkati pendidikan saya setelah SMA, puji Tuhan saya diluluskan Tuhan ke universitas dan Sekolah yang Ia kehendaki dalam hidup saya.

2. Hidup adalah tentang orang lain

Sikap kita pada orang lain akan menentukan hidup kita baik atau buruk. Bersikap lemah lembutlah pada orang lain sama seperti ibu mengasihi anaknya. Kelemahlembutan itu berbicara mengenai:

  • Kesabaran
  • Kesantunan
  • Keemosian
  • Bersedia untuk mendengarkan orang lain

Saya berharap di tahun yang baru ini, tahun 2015, saya boleh segera merubah pribadi saya untuk tidak mengutamakan diri sendiri, tetapi menaruh kasih pada semua orang (sebelumnya saya cuek, tidak begitu perduli)

1 Timotius 2:25

Mari kita dengan lemah lembut menuntun orang yang keras hati (melawan).

Saya adalah sosok yang keras kepala. Jujur saja,saya adalah orang yang susah dikasih tau, meskipun pada akhirnya saya akan lakukan (tapi tidak selalu juga). Dulu, saya pikir pemimpin Komsel saya cukup sabar juga membimbing saya. -sekian-

3. Kasih sayang terhadap orang lain

1 Tesalonika  2:8

Tuhan memberkati. Semoga kita makin naik tingkat di tahun yang baru, di musim yang baru ini. God Bless!

Tuhan, aku masih mengharapkan mujizat terjadi nyata atas hidupku saat ini. Dalam beberapa waktu ke depan, akan dinyatakan bagaimana hasilnya. Tuhan aku harap, aku baik-baik saja. Dan kalaupun aku memang harus merasakannya, bantu aku supaya gak merepotkan siapapun dan bisa menjalankan setiap aktivitasku dengan baik, tanpa adanya gangguan. Aku butuh kekuatan ekstra tingkat 3 ini ya Tuhan, aku mau PKL, aku juga punya banyak tugas lainnya. Aku mau aktif komsel lagi, aku berencana mau melayani lagi. Jadi, maaf kalau aku banyak nuntut, aku harap dan aku percaya Mujizat masih ada bagiku Tuhan… Aku gak bakal berjalan sendiri, tapi denganMU Tuhan, ku kan berjalan dari kemuliaan sampai kemuliaan tuk s’lamanya…

Selamat Datang Semester 5

Hai, sorry ya ini latepost banget… Ini curhatan gua tanggal 20 dan 21 Agustus 2014…

Hari ini tanggal 20 Agustus 2014 gua menerima pembagian IP untuk semester 3 dan 4. Puji Tuhan, IP gua naik 0,22 cie elah, waktu itu guaseneng banget, ya meskipun gua gak bisa menyamai IP temen-temen gua yang ‘Dewa’ banget… Gua bersyukur sama Tuhan karena di Tingkat yang begitu melelahkan dan punya kenangan lebih banyak dibandingkan Tingkat I ini, Tuhan kasih peningkatan dalam nilai-nilai gua, padahal gua udah jauh lebih sibuk dibanding Tingkat I. Yaps, itu semua karena Anugerah Tuhan semata…

Terimakasih Yesusku, Terimakasih Yesusku, Puji Syukur hanya bagi Tuhanku… 🙂 🙂

Nih ya, kalo gua ingat-ingat kemampuan gua sama sekali tidak mendukung gua untuk melangkah lebih pasti di Tingkat II, Kenapa?

1. Gua udah meulai melayani di Gereja dan mengaktifkan diri dalam pelayanan Komsel, serta gua mulai ambil komitmen untuk ikut memberi dalam Raising Faith yang diadakan di Gereja (Menyita keuangan gua juga. Tapi, gua bersyukur, karena gua diajarkan untuk beriman sama Tuhan dalam segala hal dan malah … maaf ya bukan pamer, Tuhan kasih berkatNya melalui IP ini).

Padahal kalo gua ingat dulu, temen gua aja pernah menyindir gua yang pulang agak lama dari Komsel dengan bilang, “Cepat pulang ya la…”

Ah, ga gua masukin ke hati.

Hidup itu ga semua suara sumbang perlu didengerin kan?

Ya, selama itu hanya untuk buat gua kecil hati dan menganggap waktu gua untuk ketemu sama Tuhan itu sia-sia, bakalan gua musnahkan secepatnya tuh segala pikiran yang mengintimidasi gua.

Malah, setelah gua melayani, ikut Komsel Rutin, biarpun sita waktu (Waktu belajar khususnya), tapi gua bisa saksikan secara pribadi kalau Tuhan itu bertindak… Dia gak bakal perlakukan anakNya dengan remeh…

Padahal, Gua belajar sekuat tenaga TIngkat I dan sering menjauhkan diri dari Komsel, yang ada IP gua biasa aja…

Pokoknya mah seneng banget ketemu sama 1 kelas 2K. Bisa nyicip makanan dari berbagai daerah yang dibawain sama temen-temen (maklumlah ya, gua kan ga pulang… stay di Rumah Opung, Jadi ya… :v) Nah, terus yang puji Tuhannya lagi, kami sekelas dinyatakan berhak untuk melanjutkan ke semester 5 (Tingkat 3 Gua bro!!! Tingkat 3!!! Kece kan? 🙂 🙂 🙂 )

Yaps, pesan yang bisa gua dapetin waktu itu dari dosen adalah bahwa Tingkat 3 mata kuliahnya memang makin sedikit, tapi waktu kalian akan banyak tersita untuk belajar berorganisasi dan bersosialisasi di PKL54 nanti serta akan ada banyak tugas-tugas yang kalian harus kerjakan, jadi harus makin serius…

Nah, masalahnya gua masih galau nih pilih jurusan apa ya?

Kalo SE, dulu kata dosen gua Tingkat I, analisis gua bagus, dan di SE itu banyak analisisnya. Tapi, gua ga menguasai setiap pelajaran berbau Ekonomi dari Tingkat 1. Terus, ‘nyawa’ gua kurang banget kalo di situ… Bisa pelampiasan ke mantan calon jurusan masa lalu (Akuntansi)

Kalo SK, gua orangnya suka hal berbau sosial gitu. Dan banyak banget tuh kan yang bisa kita bahas di sosial. Nah, entar gua kayak bapak gua nih Jurusan dia dulu Sosial Politik.

Terus gua harus pilih apa?


Tapi, di balik setiap sukacita gua yang begitu meluap-luap ada satu hal yang membuat gua sedih 😦 Gua mendapatkan sebuah kabar yang sangat tidak enak… Ga enak banget buat gua secara pribadi yang tahun ini ulangtahun gua diucapin sama orang ini sebagai ‘golongan orang-orang jam 1’ yang gua sebut sebagai orang-orang pertama yang ngucapin gua ulangtahun…

Karena suatu hal, dia tidak bisa bersama-sama kami lagi. Waktu gua datang ke kontrakannya, gua memeluknya dan menghiburnya bersama beberapa orang lainnya. Gua sempat bertanya pada diri gua sendiri, apa maksudnya semua ini? Kenapa semuanya terulang kembali? Dan di saat seperti ini?

Tapi gua tetep percaya kalau Tuhan punya rencana yang indah ke depan nanti.

Dan setibanya gua dari rumah opung. Dengan bawaan yang sudah berat ada 3 tas untuk pulang besok. “La, ini kasih mama kue dari opung ya?”

Hoy hoy… -_- ujar gua dalam hati.

Gua hanya mengiyakan saja.

gua sambung besok ya… gua capek nih -_-

Mood gua pun membaik di hari itu. Dikasih duit sama Opung dan Tulang. Lumayan :3 Buat jajan… wkwkwk (maklum namanya anak kost). Meskipun penuh perjuangan angkut 4 tas dari Damri, sebagai wanita yang kuat, gua berhasil. 

Gua yang takut ketinggian, tenang banget selama perjalanan. Gara-gara itu. 

Duh langka orang begitu zaman sekarang …

i want to be live the Life to the fullest as he does lah pokoknya :3

Nanananananananana

Salam dari saya 

Priskila 🙂 🙂 🙂