Resume Buku

Resume Buku “TITIK-TITIK KELEMAHAN ROH ANDA”

Penulis : TIMOTIUS ARIFIN

OLEH PRISKILA SARAGIH

Banyak yang terpanggil sedikit yang terpilih

Kita haruslah menjadi orang yang benar-benar terpilih, bukan sekedar terpanggil. Orang-orang yang terpilih memanglah sedikit, karena hanya sedikit yang nantinya boleh benar-benar mendekat dengan Allah dan dijauhkan dari kehancuran dunia ini. Intinya, tidak semua orang bebas dengan seenaknya mendekat dengan Tuhan menurut pandangan, motivasi, cara, atau selera masing-masing di luar kehendak Tuhan. Itu semua karena kebaikan Allah tidak bisa dipermainkan. Ia penuh kasih dan Ia pun adil. Tuhan mau kita untuk mendekat tetapi juga terpilih untuk meraih dan menikmati seluruh berkat dan kuasa di hidup kita sebagai orang yang boleh mendekat kepada Allah.

Bab 1 Yang boleh masuk Yerusalem

Dalam Nehemia 11, kita tahu bahwa hanya sepersepuluh orang Israel yang boleh masuk ke Yerusalem. Dan sari sepersepuluh itupun tidak semuanya yang masuk, masih ada yang tersaring.

  • Suku pertama yang boleh tinggal di sana yaitu Bani Yehuda (Pujian)~yang artinya boleh datang mendekat kepada Tuhan, bukan hanya orang-orang yang pandai memuji Tuhan dengan suara dan musik yang merdu, tetapi juga orang-orang yang layak dipuji oleh Tuhan.
  • Suku kedua yaitu suku Benyamin (The Son of My Right Hand)~artinya orang-orang yang bisa dipercaya Allah, yang boleh mendekat padaNya

Yang boleh tinggal di Kota Yerusalem menurut Nehemia 11 adalah para imam (priest) yang melayani Tuhan. Kata imam itu sendiri artinya the bridge builder, yaitu menjadi jembatan antara manusia dengan Allah.

  • Suku ketiga adalah suku lewi (suku yang mengambil bagian khusus dalam pekerjaan Allah). Mereka adalah hamba-hamba Tuhan full time.
  • Suku terakhir adalah suku Yebus, merupakan orang-orang yang tidak dihalau oleh bani Yehuda dan Bani Benyamin sehingga mereka tinggal bersama-sama. Mereka bisa dibiang’budak’ dalam bait Allah karena melakukan pekerjaan yang sederhana, tampak sepele seperti membelah kayu, mengambil air dll. Tapi ternyata suku inilah yang boleh tinggal di kota Yerusalem.

Terbukti bahwa bukan status kita yang membuat kita bisa mendekat pada Tuhan, tetapi cara apa yang kita pakai untuk mendekat pada Tuhan.

 

Bab 2 Yang boleh masuk Yerusalem baru

Bila kita pergi ke wilayah di luar kota Yerusalem, ada sebuah pintu gerbang di sebelah Timur yang paling terkenal, yaitu The Golden Gate (Gerbang emas). Emas berbicara mengenai Eternal/Kekekalan. Yerusalem memiliki arti “Kota Raja Besar” (The City of The Great King), kota mesias/Tuhan Yesus Kristus sendiri. Penting bila nama kita tertulis dalam kitab kehidupan. Pertanyaannya sekarang adalah “apakah nama kita sudah tertulis dalam Kitab Kehidupan?” Jika Ya, kita dapat memasuki Yerusalem baru. Jika kita masih ragu, ada baiknya kita memulai untuk membangun hubungan pribadi yang intim dengan Tuhan.

 

Bab 3 Yang boleh masuk ke bait Allah

Layakkah kita masuk ke dalam bait Allah? Bila kita melihat perumpamaan orang yang lumpuh di luar bait Allah dalam  Kis 3:1-10, maka kita bisa melihat bahwa seseorang untuk bisa mendekati Tuhan, itu tidak sembarangan. Serindu apapun orang lumpuh itu masuk dalam bait Allah, kalau dia tidak boleh masuk (terpilih), dia tidak akan bisa. Jadi, kalau sekarang kita bisa melayani Tuhan, itu bukan karena kehebatan kita, tapi karena memang Tuhanlah yang mengizinkan dan melayakkan kita oleh darah Yesus. Ada satu persyaratan bagi kita supaya kita boleh masuk ke bait Allah, yaitu tidak boleh ada cacatnya. Kita bisa lihat di Imamat 21:16-24.

 

Bab 4 Terpilih Sebagai Imam

Kita sebetulnya cacat dan tidak layak mendekat kepada Tuhan. Kita punya banyak cacat dan cela. Kalau aku pribadi cacat dan celaku itu kak aku gampang emosian dan resah jadi orang, itulah cacatku. Namun, ketika kita memuji nama Tuhan, Tuhan Yesus menjamah hidup kita sehingga kita dilayakkan menjadi imamNya. Tuhan Yesus sedang memilih imamnya untuk penuaian akhir zaman (dimana pada masa ini yang jahat akan terlihat semakin jahat dan yang baik akan terlihat semakin baik). Tapi, bila hati kita benar-benar murni di hadapan Tuhan, maka Ia memiliki berbagai cara untuk  membuat kita dekat denganNya di tengah banyaknya keterbatasan (cacat) yang kita miliki.

 

Bab 5 Penghalang anda dari Tuhan

Ada beberapa cacat yang tidak boleh ada pada kita sebagai imamat yang rajani, yaitu:

  1. Orang buta

Buta secara rohani artinya orang tersebut tidak bisa melihat apa yang akan Tuhan lakukan di bumi (Tidak punya visi tentang pekerjaan Tuhan). Orang yang buta secara rohani tidak boleh mendekat kepada Tuhan. Apapun yang ia lakukan, tidak akan berbuah di hadapan Tuhan. Karena manusia bisa menanam dan menyiram, tapi Tuhan jugalah yang memberi pertumbuhan.

 

  1. Orang timpang

Yaitu orang yang jalannya tidak benar. Untuk menjadi seorang hamba Tuhan itu, haruslah Anepileptos, yaitu tidak ada alasan untuk menangkap dia (bersih diri). Orang timpang hanya makan dari persembahan, namun tidak bisa mendekat pada Allah. Bila masih ada diantara kita yang cacat, marilah kita minta jamahan Tuhan untuk menyempurnakan kita.

 

 

  1. Cacat muka

Cacat muka itu berarti kemuliaan Tuhan tidak ada pada wajahnya. Meskipun ia rindu hidup dekat kepada Tuhan, tetapi hidupnya tidak mencerminkan ia seorang yang rindu Tuhan dekat padanya.

 

  1. Anggota tubuhnya tidak seimbang

Ini adalah orang yang melakukan segala upaya untuk menarik perhatian orang-orang pada dirinya sendiri. Contohnya pengusaha yang kalau ia mementingkan keuntungan pribadinya, tanpa berpikir membagi kepada orang lain.

 

  1. Patah kaki dan tangan

Orang yang patah kaki dan tangan rohaninya, tidak akan suka melakukan pekerjaan Tuhan. Orang-orang seperti ini akan terus mengasihani diri mereka yang tidak berdaya dan menuntut Tuhan yang datang dan melayani mereka daripada berubah, bangkit dan maju.

 

  1. Orang yang berbonggol

Orang yang berbonggol rohani adalah orang yang selalu bungkuk karena merasakan terbebani oleh apapun. Segala hal adalah beban dan masalah buatnya. Ini terjadi karena ia selalu melihat ke bawah, melihat ketidaksempurnaan dunia, ketidaksempurnaan orang lain, ketidaksempurnaan keadaan. Dia selalu melihat persoalan dan tidak melihat Tuhan.

 

  1. Orang kerdil

Orang kerdil rohani artinya adalah orang yang tidak pernah bertumbuh kea rah kedewasaan rohani (tidak ditentukan oleh lamanya seseorang menjadi anak Tuhan, dll). Kedewasaan rohani ditentukan dari sejauh mana seseorang mau bertanggung jawab atas tindakan dan keputusannya. Cacat rohani tidak bisa ditolerir, tetapi bisa disembuhkan. Cacat moral tidak bisa dikompromi, tetapi bisa dipulihkan. Oleh karena itu hanya orang-orang yang tak bercacat rohani yang boleh mendekat, melayani Tuhan, dan menikmati berkatNya yang luar biasa.

  1. Bular mata

Orang yang bular matanya secara rohani akan berpikiran pendek. Tidak bisa memandang jauh kepada perkara yang Tuhan siapkan. Bagi orang yang bular mata rohaninya, yang penting tujuan jangka pendeknya tercapai: pihak lain kalah, dan pihaknya yang menang. Orang-orang yang berpikiran pendek seperti ini tidak bisa mendekat kepada Tuhan.

 

  1. Rusak buah pelirnya

Orang yang seperti ini tidak bisa berbuah jiwa sama sekali, mandul rohani.

 

Bab 6 Singkirkan cacat penghalang

Cara untuk menyingkirkan cacat penghalang adalah memiliki kuasa dalam hidup kita. Ada beberapa syarat untuk mendapatkan kuasa, yaitu:

  1. Bukan orang gila, sebab bisa memakai kuasaNya sembarangan.
  2. Bukan orang ambisius, karena bisa memanipulasi kuasaNya untuk memuaskan dirinya sendiri.
  3. Tidak di bawah pengaruh tertentu, sebab KuasaNya bisa jatuh ke tangan yang berbahaya.
  4. Bukan anak kecil, karena akan memakai kuasaNya dengan tidak serius dan bertanggung jawab.

Oleh karena itu, jadilah orang yang berbuah dan tidak menjadi pengemis kepada Tuhan. Supaya kita dapat hidup berkenan dihadapan Tuhan, maka  kita harus memiliki Jesus Lifestyle. Orang Kristen adalah orang yang Kristus ada di dalamnya. Bila kita mau hidup lebih dekat dengan Tuhan, maka kita harus hidup dalam kebenaran. Jangan coba-coba untuk hidup dalam kebenaran kita sendiri!!! Karena kebenaran kita itu seperti kain lara dihadapan Tuhan. Jadi, mendekatlah kepada Tuhan dan mintalah Ia untuk menjamah kita dari segala cacat rohani yang kita miliki.

 Tuhan memberkati!!! Semoga kita bisa memulihkan cacat Rohani kita!!!

Que Sera Sera

Apapun yang terjadi, terjadilah..

Banyak sekali hal yang membuat saya nyaris putus asa akhir-akhir ini. Karena banyaknya banjir yang tidak jelas entah kapan dia kan benar-benar berakhir. Saya pribadi ga tau sampai kapan ini terus melanda saya dan semua orang lainnya yang ikut mengalami hal ini. Kekurangan tempat tinggal saya ini ya cuma 1, kena banjir saja. Selain itu, gak ada yang lain.

Ingin sekali lari dari semua ini, tapi semua rasanya tidak mungkin. Banyak kali saya risau, tapi karena sudah berkali-kali, saya hampir mati rasa soal banjir” ini. Bahkan saat ini melihat air tergenang depan rumah kontrakan saja, ekspresi saya datar. Saya masih terus menunggu Pelangi sehabis hujan yang mau Tuhan kasih. Saya pasrah saja sekarang, bukan tidak berpengharapan, tapi saya sedikit lelah. Meskipun saya lelah, saya masih berharap banjir itu tidak datang lagi, paling enggak selama saya masih di sini.

Kalau saya mah, ga begitu rugi dari segi materi,tapi dari pikiran Banjir itu suatu hal yang banyak buang-buang energi saja. Tapi gimana dengan keluarga yang punya banyak alat elektronik dan rumahnya tidak bertingkat? Gimana bisa mereka tetep stay cool ngadepin semua ini?

Saya yakin dan percaya, Tuhan gak tanpa alasan mengizinkan semua ini terjadi dan menimpa kita. Tuhan punya rencana yang indah. Kita gak tau emang apa sih yang sebenarnya Tuhan mau dalam hidup kita, kenapa dikasih banjir segala udah mau deket UAS, tapi satu yang pasti di tengah kelemahan kita, di situlah Tuhan mau bekerja secara luar biasa… Bisa aja kan Tuhan buat kita dapet nilai A semua untuk UAS, walaupun lagi pada ga kondusif kondisi… Nah, di situlah Tuhan bekerja, kita bisa bersaksi buat orang banyak bahwa bukan karena kekuatan kita, tapi karena Pertolongan Tuhan. Ya kan? Nah, yang lebih puji Tuhannya lagi, hujan yang lagi turun di luar mulai reda… Apa karena gue mulai berhenti ngeluh ya?? ya kali… :3

Itu aja sih, izinkan Tuhan melakukan apa yang Dia mau lakukan dan tunggu pekerjaanNya yang luar biasa bagi hidup kita. Okok 🙂 🙂 🙂

Tuhan memberkati!!!!

Semoga ga kena banjir lagi…

Tetap semangat!!!

Ada Tuhan Yesus!!!

UAS Kita sukses!!!

Amin 😀 stay strong, stay cool, and keep calm, God is not finished with us yet!!!

Terimakasih Tuhan

Hai pembaca semuanya, sebelumnya saya ucapin selamat natal ya buat semuanya, dan selamat tahun baru ya (Nanti malam tepatnya 🙂 )… Oh iya, hari ini pelampiasan nih, udah berapa hari ga buka wordpress sama sekali, ngecek juga kagak. Eh, PPDS batal dan di lab kampus, saya ngetik ini deh. Beberapa hari ini adalah hari yang menyenangkan karena saya bisa kumpul bareng lagi sama temen-temen saya… Nah, waktu saya ngetik ini ada seorang temen saya yang buat saya jadi malu banget sama dia, karena dia ngeliat saya nulis blog, dan dia buka blog saya sama bacain semua tulisan saya, eigo!!! malu banget euy (MASALAHNYA DI BEBERAPA TULISAN SAYA, SAYA ADA MEMBAHAS TENTANG DIA, AGAK MENYESAL 😦 ), lebih baik saya ga tau orang yang baca blog saya, biarpun ada perasaan pengen tahu juga siapa sih orang-orang yang tahu dan pernah buka blog saya. Trus, apa orang-orang itu kenal saya atau enggak… Dan apa tulisan saya selama ini ada yang bermanfaat gak buat mereka. Sebenernya saya pengen tahu, tapi gak bisa. Saya cuma bisa lihat visitornya dari negara mana, dan kebanyakan Indonesia sih… Oh iya, kok saya ga jadi-jadi cerita ya.? Tapi lucunya, temen saya ini, jadi pengen buat blog dari wordpress juga loh, ntar tahun baru, sebelumnya, tadinya dia mau numpang publish sesuatu dari blog saya, tapi saya ga tau jadi atau engga.

Maaf ya, sebenernya ini blog untuk jadi tempat saya Curhat, sorry kalo gak nyambung sama hidup pembaca semua..

Oke deh kita cerita ya, Nah selasa sore habis ngerjain Tugas presentasi kelompok Ekonomi Pembangunan, saya langsung ke Rumah Opung saya di Jakarta juga sih… Nah, dia udah 20 tahun di Jakarta, sebelumnya di Bandung dari tahun 1961. Oh ya, saya sampai rumah dan ketemu dengan tulang-tulang saya dan nantulang saya, sama adik-adik sepupu saya yang gile banget saya rindu sama mereka, dulu waktu kecil saya didongengin snow white bareng mereka, ngegambar princess bareng, sampe temen berantem gila-gilaan, tapi sekarang setiap kita ketemu, saya pengen banget ngajak ngobrol, tapi saya bingung mau cerita apa, dan dia juga udah pendiem sekarang. Saya seneng juga karena mama dan kakak saya dateng loh… aaaaaaaaaaaaaaaaaa seneng banget…. Besoknya kami pergi natal sore-sore sampe malem di Gelora Bung Karno… aduh malam kudusnya indah banget deh,,, aduh kapan lagi bisa kayak gitu? Rasanya hadirat Tuhan itu terasa banget… Andai tiap hari malam kudus, pasti tiap hari TERPESONA (hah, alay banget ya, jadi nyanyi Terpesona ku pada pandangan pertama…. ~ga nyambung beudh). Nah sampailah malam sabtu, aku kedatengan saudara-saudaraku yang kasih banyak tips buat belajar bahasa Inggris yang praktis dan gampang di tengah keterbatasan waktu karena kuliah yang jadwalnya padat terus… Oh iya, nah minggu pagi jam setengah 5 saya dan keluarga saya meluncur ke Bandung.. Rindu banget sama kota itu, Kota yang mempertemukan alm bapak saya dengan mama saya dan menyimpan banyak kenangan juga di masa kecil saya. Dari mulai sering main di Taman Lalu Lintas, belajar main sepeda di Gedung Sate sampe banyak hal lain yang nostalgia gila-gilaan deh.. Paginya makan bubur oyo deket rumah tante, baru gereja, setelah itu foto keluarga yang lengkap, meski Minus 5 orang, dan yang 3 lagi ada di benua seberang . . . 😦 Sesungguhnya, saya pengen lengkap, tapi rasanya ga mungkin lagi 😦 Oh iya, seneng banget karena pulangnya kami makan bareng sambil ngerayain ulang tahun opung dan di situ, saya sama sepupu-sepupu saya udah ga diem-dieman lagi, kita udah akrab… Seneng banget semua cerita lucu mereka buat saya semangat belajar. Meskipun saya harus pulang duluan karena ada sesi, tapi kebersamaan itu buat saya menjadi lebih semangat menghadapi hal-hal ke depannya yang akan saya hadapi. 

 

Terimakasih Tuhan, karena Engkau telah menempatkan anak-Mu ini dalam sebuah keluarga yang mengenal-Mu dan saya tidak akan pernah melupakan hari itu.

 

Dan saya udah menyusun resolusi-resolusi buat tahun 2014 besok. Dan ntah kenapa, puji Tuhan 2 dari resolusi, bahkan 3 sudah mulai tergenapi 🙂 🙂 🙂 Terimakasih banyak Tuhan… Entah kenapa saya optimis akan Tahun 2014, lebih optimis  dibandingkan dengan tahun 2013. Saya punya pengharapan dan keyakinan yang besar bahwa Tuhan pasti menolong saya melewati setiap musim hidup saya. Pelajaran Tingkat 2 makin sulit, tanggung jawab semakin banyak, tuntutan untuk bersikap dewasa semakin gencar, mungkin jika saya berpikir mengenai hal-hal itu, saya bisa sakit kepala lagi.. Tapi, bahkan 1 diantara 3 resolusi saya yang mulai tergenapi, saya rasa waw!!! Luar biasa Tuhan… Biasanya saya gak bisa begini, tapi malah saya bisa Tuhan.. Saya bisa!!! Makasih banyak buat segalanya yang telah Engkau b’ri.

Banyak hal udah terlewati di 2013, sedih, sakit, takut, senang, bahagia, kebanjiran, sense of jazz makin gede, pengalaman seru lainnya, gembira, kaget, terharu, sampe segala-galanya Tuhan… Saya sadar sekarang bahwa

Sebuah lukisan yang indah tidak pernah tercipta hanya dari warna putih saja. Kita butuh warna-warna lainnya baik cerah, gelap untuk membuatnya menjadi sesuatu yang indah.

Begitupun hidup kita, Tuhan izinkan masalah terjadi adalah supaya hidup kita lebih berwarna.

Di 2014 nanti, saya tidak akan mengulang kesalahan yang sama, bila saya kembali diperhadapkan pada hal itu. Saya akan berusaha untuk jujur dengan apa yang saya rasakan…

Terimakasih buat semua pembaca dimanapun anda berada. Kita mungkin ga saling kenal, tapi setidaknya Tulisan saya ini bisa menambah semangat kalian untuk tetep Stay cool and keep your spirit, cause we have Jesus in our life..

Semoga kita semua bisa tetep bersyukur, semangat, dan menjadi pribadi yang lebih baik di 2014 nanti… Selamat Tahun baru!!! Tuhan memberkati!!! Semoga resolusinya tercapai, dan jangan pernah sedih dan putus asa!!! Teruslah berusaha, masih ada kesempatan!!!

🙂 🙂 🙂

Priskila Tiarma Saragih Simarmata

Jakarta- 31 Dec 2013

 

Arti natal buatku

Natal kali ini amat berkesan buat saya pribadi, natal kali ini ada yang begitu mengetuk pintu hati saya. Sebelumnya saya hanya bisa memaknai natal dari segi perayaan, bersenang-senang, tanpa membuat suatu kemajuan dan perubahan yang pasti dalam hidup saya. Pas sekali waktu hari minggu ini saya ke Gereja, saya mendapat suatu firman yang menguatkan dari pendeta yang sekaligus “Tulang” saya. Dia bilang begini, ” Izinkanlah Tuhan untuk menginterupsi hidup kita di natal ini. Biar kita tau, apa sih Gift kita, apa spirit kita yang mau dikembangkan Tuhan untuk jadi sarana berkat buat banyak orang.? Jangan biarkan natal, tahun ini berlalu tanpa perubahan yang pasti. Supaya kita gak jadi datar-datar aja, bukan cuma tahun berganti, tapi kita harus berubah jadi lebih baik.”

Saya senang mendengarkan khotbah itu, tapi saya sedih juga. Ada sesuatu yang terus saya pikirkan saat ini, dan saya rasa bener-bener perlu diinterupsi sama Tuhan. Saya mau Tuhan menunjukkan yang terbaik, oke, saya yakin saya bisa, saya mampu. Berkali-kali juga saya berusaha untuk taat pada interupsi itu, tapi yang ada saya tidak berhasil melakukannya. Saya gagal. Saya ingin dan rindu di natal kali ini bisa menjadi titik balik pribadi saya, titik balik hidup saya ke depannya. Saya mau menjalani hidup ini dengan lebih pasti dan realistis. Saya mau menjalankan kehidupan saya dengan normal, dan saya mau melupakan sesuatu yang harus segera dilupakan (Kalau bisa diibaratkan udah siaga 1 lupa)..

Tidak hanya dari segi itu saja, saya mau Tuhan interupsi saya dari segi sifat saya, supaya saya lebih dewasa, tenang dan bijaksana dalam mengambil setiap keputusan dan menjalani kehidupan. Saya mau Tuhan interupsi dari segi penggunaan waktu saya yang tidak berguna. Saya mau menjalankan sebuah komitmen saya mulai dari natal nanti, dan saya harus kuat menjalankannya, karena saya dijanjikan sesuatu oleh 2 orang, bahwa kalau saya sanggup menjalaninya, saya bakal pergi ke suatu tempat yang menyenangkan (bukan janji sih, lebih tepatnya hadiah, doain aja saya berhasil biar jadi 🙂 ).

Saya juga mau Tuhan interupsi saya dari segi banyak hal, dari segi pergaulan, dari segi bla-bla-bla (Silahkan pikirkan dan kembangkan sendiri apa yang saya maksud).

Saya punya cita-cita yang besar dan saya ingin merealisasikannya bersama Tuhan. Namun, saya tidak bisa dan tidak cukup kuat melewati semuanya tanpa penyertaan dan perkenananNya. Saya rindu natal ini menjadi natal yang berkesan dan membawa perubahan besar dari hidup saya. Mungkin permulaan dalam Interupsi-interupsi itu kurang menyenangkan, tapi jika itu yang Terbaik, lakukan saja Tuhan!!! Saya siap meskipun berat, tapi jika itu yang Tuhan mau, aku siap!!!

[Beberapa komitmen saya akan mengurangi waktu saya untuk menulis di Blog ini, tapi saya akan terus menyampaikan berkat dan pelajaran hidup apa yang saya dapat dari Blog ini. Oh ya, saya tidak bisa berjanji banyak, namun jika saya punya suatu hal menarik tentang bidang ilmu yang sedang saya pelajari di perkuliahan ini, akan saya bagikan untuk menambah wawasan bagi anda (apalagi jika ini amat berguna).

Mungkin, suatu hari nanti saya akan membuat Blog baru yang tidak diketahui orang siapa pemiliknya, dan di Blog baru itu, saya akan memberi tahu banyak hal mengenai semua yang saya jalani dan hal-hal menarik yang bisa menambah wawasan semuanya) Selamat natal!!! Merry Christmast !!!

Happy birthday momski!!!

Can’t wait for your coming in this christmas, the best mom ever, ha.. Padahal hari ini, hadiah kecil buat mama ulang tahun itu, ya aku mau bilang ujian pelajaran “susah”ku lancar, tapi tidak demikian yang terjadi, tapi ya sudahlah… seperti quote-quote temen-temen yang sejenak jadi ahli pikir bahwa Kerjakan dan lupakan 😀

Ada lagi nih… Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari 🙂 Dan sejenak aja aku yang pecinta hunger games balik ke kebiasaan imajinasi tingkat dewa, dan berpikir kalo Tingkat 1 itu Hunger Games 1, dan Tingkat 2 ini ya Catching Fire-nya hahaha… Dan waktu tinggal 15 menit lagi ya… itu juga udah kayak tanda-tanda alarm di langit dalam film itu…

Tapi ya udahlah toh udah berlalu, saking bad moodnya nih… puas-puasin kekecewaan, besok baru di gas lagi… Cuma berharap bisa bagus dan mantap di persiapan sama hasil ujian yang 4 lagi itu loh…

Mama, ya kita ketemu lagi… Aku selalu berdoa supaya mama sehat selalu dan selalu dalam lindungan Tuhan aja. Terimakasih banyak sudah menjadi pembimbing dan motivator dalam hidupku. Terimakasih untuk semuanya, terimakasih kalo marahin aku yang kalo lagi sedih ampun deh (emang sih lagi banyak problematika hidup), oh ya makasih juga udah jadi temenku cerita banyak hal… Haha,

Yeah, menurutku, ya biarpun aku kalo berkata-kata langsung ga terlalu sering bilang banyak hal, tapi jauh di atas semuanya bersyukur banget sama Tuhan dikasih mama yang seperti ini, panjang sabar menghadapi anaknya yang kadang keras kepala ini.. Maaf banget ga bisa terlalu maksimal, apalagi praktek tadi -_-

Intinya, mama selamat ulang tahun dan tetap semangat ya… Semoga mama jadi saluran berkat yang lebih lagi dan aku bisa minimal secepat mama dalam menjalani segudang kesibukan…

Kita sama-sama lahir di musim dingin 🙂 (Quote ini dibuat oleh kakak PKK aku.. Dan kami bertiga memang lahir di musim dingin)

Oh ya, selamat natal semuanya!!! Emang sih, tulisan ini ga begitu bermanfaat. Ini cuma bentuk ungkapan perasaan sama ibu saya aja. Ya, pelajarannya sayangi aja orangtua kita, caranya Lakukan yang terbaik dalam bidang kita masing-masing, dengar nasehatnya dan bersyukurlah karena dia ada di sini buat kita, dia dikirim Tuhan 

Ini ada penggalan lagu yang kasih kekuatan buat mama-mama kita juga (buat semua orang juga sih), oh ya lupa lagu siapa dan judulnya apa.. pastinya bukan lagu saya 😀                    Tuhan Yesus Memberkati 🙂

“Spirit leads me when my trust could even wander

And my faith will be made stronger…”

Makasih banyak

Mungkin, aku bukan orang yang bisa mengatakan semuanya, menuliskan semuanya… Aku tau beberapa hal, dan kini aku mengerti memang itu yang terbaik. Terkadang, aku ingin marah, kecewa, tapi buat apa? Toh, suatu saat nanti aku akan melihat teman baikku ini bersama dengan orang yang terbaik, jauh lebih baik. Dan satu yang ku salut, kau sebagai sosok teman yang sudah terlahir ke dunia ini seperti kakak bayangan untukku. Kau sedikit pun tidak marah, meskipun suatu keadaan memungkinkanmu untuk dendam dengan orang lain, tapi kau tetap kuat.

Kau juga, temanku yang baik hati, dan selalu ramah pada siapapun juga. Aku belajar banyak hidup darimu. Meskipun, kau tak pernah bilang dan cerita banyak sama aku, meskipun kita ga begitu dekat, aku ingin kau ceritakan saja padaku itu beban-bebanmu sobat. Orang yang paling kau kasihi sakit, dan kau selalu terlihat bersukacit, menyemangati orang lain disaat kau pun mungkin lagi risau.

Makasih banyak teman-teman, aku semakin banyak belajar untuk mengasihi orang. Kalian salah satu orang yang menginspirasi hidupku, mungkin kalau aku bisa menceritakan melalui Film, aku akan mendokumentasikannya.

Saat beberapa hari lalu, tanpa diketahui teman-teman yang lain, aku pergi ke kampus dengan menangis karena sedang down-downnya, aku menguatkan diriku sendiri, dengen bilang “Lala, you must be a strong girl, you are not alone, God is not finished with you yet!” Bener-bener ga tahan lagi aku menghadapi banyak masalah yang hilang, muncul baru lagi..
Aku heran, kalian begitu kuatnya…

Aku ingin seperti kalian, meskipun aku sedang tidak dalam kondisi bahagia, aku bisa menciptakan kebahagiaan itu, bahkan mengganggu orang-orang dengan kejahilanku, aku ingin orang tahu kalau aku ga lagi sedih.

Terimakasih, terimakasih sudah mengajariku banyak hal untuk bangkit lagi,, walau kesibukan kita buat kita udah jarang cerita banyak hal seperti dulu lagi..
Sejujurnya aku rindu masa dimana aku jadi orang yang easy going
Tapi, aku percaya dan yakin Tuhan Yesus yang udah menguatkan kita melewati segalanya.

(Siapapun kalian, yang membaca tulisan ini, aku cuma mau bilang, ketika kita jatuh, bangunkan lagi diri kita, tetap semangat dan harus selalu sukacita, Berdoa sama Tuhan, “Believe he will strengthen your soul.”)

Persekutuan Jumat PMK STIS

Jumat, 15 November 2013

Hari ini, saya pergi ke acara persekutuan mingguan di kampus saya dengan suatu perasaan yang besar untuk bisa dapat pembicara yang bagus dan pesannya sampai. Karena, terkadang saya sulit mengingat lama sesuatu, misalnya firman yang disampaikan jumat ini, bisa saya lupa besoknya. Dalam persekutuan di kampus saya ini, saya bertemu banyak orang dan bersosialisasi dengan baik dan menyadari ada sesuatu yang berubah dan saya merasa benar-benar diberkati Tuhan. Waktu saya libur naik tingkat 2 ini, saya mengisi kekosongan waktu di satu hari secara penuh untuk menuliskan hal-hal yang sudah Tuhan kabulkan dalam doa-doa saya dan hal-hal yang saya rindukan untuk Tuhan kerjakan di Tingkat 2 ini buat saya secara pribadi. Salah satu hal yang sudah Tuhan kerjakan adalah memperbaiki hubungan sosial saya yang kurang baik dengan beberapa orang. Kurang baik di sini maksud saya kita bukan musuhan, tapi kita ga ada akrab-akrabnya, yang terasa cuma hawa dingin dan kita berkumpul hanya karena terpaksa oleh keadaan, situasi maupun event-event tertentu, tapi dari saya tingkat 2 ini, Puji Tuhan kami bisa akrab semua dan jauh lebih baik dari yang saya harapkan.

Karena saya merasa perlu untuk menuliskan ini, saya mendapat berkat yang besar dari pembicara PERKANTAS yang khotbah di PJ tadi.. Tema ibadahnya itu Hidup yang diselamatkan dan Keselamatan yang dihidupi.
Nah dalam kamus bahasa Indonesia, selamat itu ada 2 artinya:
1. Terbebas dari bahaya
2. Terhindar

Mari buka Efesus 2:8-10
Kita diselamatkan dari…(Ayat 1-3)
1. Mati
2. Murka Allah

Mati itu ada 3 yaitu:
1. Mati dimana Tubuh berpisah dengan Roh
2. Tubuh dan Jiwa menyatu, tapi tidak ada Tuhan (Mati secara Rohani)
3. Mati kekal

Di dalam diri Yesus, kasih dan keadilan itu bertemu. Karena Dia mengasihi kita, dia rela mengorbankan diriNya di kayu salib demi menebus dosa kita yang sering buang-buang waktu, dosa kita melawan orangtua, dosa kita benci sama orang dll. Karena Ia adil dan penuh kasih, hukuman yang seharusnya kita tanggung, ditanggung olehNya sendiri, karena memang haruslah demikian.. Supaya kita diselamatkan. Makanya kita diselamatkan dari kematian kekal kepada hidup yang kekal.

Lalu, apa sih Keselamatan yang dihidupi itu?
Keselamatan yang dihidupi itu adalah kita menjalankan semua hal baik termasuk study kita dengan sungguh-sungguh dan serius yang sudah dipersiapkan oleh Allah sendiri. Kalo kita tidak melakukan itu semua sepeuh hati, maka kita berdosa. Keselamatan itu juga adalah melakukan pekerjaan baik.

Pernahkah kamu bertanya sama Tuhan, Tuhan kenapa ya aku kuliahnya di sini? Apa sih yang Tuhan mau aku lakukan di sini Tuhan?
Jujur, saya pribadi gak menanyakan hal ini ketika pertama masuk kuliah di STIS, saya juga bingung mau jawabnya apa. Dan saya pun gak begitu mengerti apa maksud Tuhan menempatkan saya di sini…
Maka dari itu, Keselamatan yang dihidupi itu punya 2 mandat, apa aja tuh?
1. Mandat Injil.
Kita semua memiliki harta Injil yaitu sesuatu untuk dikabarkan pada banyak orang. Dimana kita harus jadi kesaksian melalui perkataan, tingkah laku dan sikap kita. Dengan demikian orang-orang pasti bertanya ” Kok bisa ya dia baik gitu?” Dan nama Tuhanlah yang dipermuliakan.
Kalo saya pribadi merasa belum menjadi kesaksian dari tingkah laku saya. Saya rasa saya masih tergolong orang yang datar-datar aja, belum bisa bawa orang ke arah positif, tapi kalo ke arah negatif juga saya gak ada buat orang ke arah yang misalnya jadi ngerokoklah atau apalah. Saya masih harus memperbaiki diri lagi ke depannya.

2. Mandat Budaya
“Saya heran kenapa ada orang cinta Tuhan, tapi gak cinta sama studynya. Ada yang salah sepertinya.” , kata pembicaranya. Kalo kita cinta Tuhan, pasti kita mencintai study kita. Mungkin, selama ini kita belajar sebagai mahasiswa/i untuk nilai, taku di-DO, biar naik tingkat dan terhindar dari ancaman-ancaman tersebut. Tapi, kalo emang kita bener-bener cinta sama Tuhan, kita bakal bahas semua buku baik wajib, maupun tambahan plus ngerjain semua soal-soal yang ada dan belajar semuanya sungguh-sungguh, menguasainya. Karena itu mandat Tuhan, “buat apa terlihat begitu aktif dan holy, tapi suka bolos dan ogah-ogahan dalam kuliah?” Bukan itu yang Tuhan mau, Tuhan pilih kita untuk jadi pemenang, bukan jadi orang cemen!!!
“Perlu bersyukur ya teman-teman, sekitar 2% penduduk Indonesia yang bisa study dan sedikit dari 2% itu yang bisa masuk ke sekolah pemerintahan seperti kalian.” Sudah sewajarnyalah kalian belajar sungguh-sungguh karena itu pemberian Tuhan, It’s only by His Grace.
Serius gak studymu?
Gak usah mikir jauh-jauh deh, oh nanti saya mau jadi kepala BPS, saya mau jadi Ahli ini, saya mau sekolah di Luar Negeri>>>> Okey!!! Kalo kamu masih ga serius sama studymu, lupakan saja itu!!! (Saya bener-bener terketuk, dan ditegur keras dari Firman yang disampaikan ini, selama ini saya ga rajin belajar, dan terlalu banyak Wasting Time dalam hal-hal yang gak guna sama sekali kayak buka internet terlalu lama, dengerin musik terlalu lama dll)
Intinya adalah Pikirkan aja yang kamu hadapi sekarang, gak usah menghayal sampai ke angkasa jika kamu belum bisa pake 24 jam berharga ini untuk memaksimalkan usaha dan kerjamu bersama TUHAN. (Terimakasih saya dapat teguran keras lagi 🙂 )

Intinya adalah jadilah seorang yang benar-benar menghidupi keselamatan yang udah Tuhan kasih dan kerjakan Tugasmu dengan semaksimal mungkin. Buat saya pribadi Firman hari ini sangat memberkati saya, saya sering bercita-cita besar, tapi jujur saya sering buang-buang waktu saya dan tidak memaksimalkannya untuk mendalami suatu ilmu yang sangat penting untuk pembangunan negara ini dari segala bidang yaitu Statistik. Saya mau jadi ahli yang rajin dari sekarang, karena kalo Statistiknya acak-acakan, berantakanlah suatu negara. Saya gak mau jadi statistisi berotak kosong, dan saya akan berubah dari sekarang.

Makasih Tuhan, semoga ini memberkati. Gak salah kok kalo kamu punya cita-cita tinggi, tapi apa kamu sekarang serius dengan studymu? Apa kamu orang yang cinta Tuhan, tapi gak cinta Study? (Silahkan jawab sendiri) 🙂

Saya hanya berharap saya bisa melakukan firman ini dan komitmen saya bisa saya jalankan secara penuh.

“Enjoy when you can, and endure when you must.” (Johann Wolfgang von Goethe)