Selamat Datang Semester 5

Hai, sorry ya ini latepost banget… Ini curhatan gua tanggal 20 dan 21 Agustus 2014…

Hari ini tanggal 20 Agustus 2014 gua menerima pembagian IP untuk semester 3 dan 4. Puji Tuhan, IP gua naik 0,22 cie elah, waktu itu guaseneng banget, ya meskipun gua gak bisa menyamai IP temen-temen gua yang ‘Dewa’ banget… Gua bersyukur sama Tuhan karena di Tingkat yang begitu melelahkan dan punya kenangan lebih banyak dibandingkan Tingkat I ini, Tuhan kasih peningkatan dalam nilai-nilai gua, padahal gua udah jauh lebih sibuk dibanding Tingkat I. Yaps, itu semua karena Anugerah Tuhan semata…

Terimakasih Yesusku, Terimakasih Yesusku, Puji Syukur hanya bagi Tuhanku… 🙂 🙂

Nih ya, kalo gua ingat-ingat kemampuan gua sama sekali tidak mendukung gua untuk melangkah lebih pasti di Tingkat II, Kenapa?

1. Gua udah meulai melayani di Gereja dan mengaktifkan diri dalam pelayanan Komsel, serta gua mulai ambil komitmen untuk ikut memberi dalam Raising Faith yang diadakan di Gereja (Menyita keuangan gua juga. Tapi, gua bersyukur, karena gua diajarkan untuk beriman sama Tuhan dalam segala hal dan malah … maaf ya bukan pamer, Tuhan kasih berkatNya melalui IP ini).

Padahal kalo gua ingat dulu, temen gua aja pernah menyindir gua yang pulang agak lama dari Komsel dengan bilang, “Cepat pulang ya la…”

Ah, ga gua masukin ke hati.

Hidup itu ga semua suara sumbang perlu didengerin kan?

Ya, selama itu hanya untuk buat gua kecil hati dan menganggap waktu gua untuk ketemu sama Tuhan itu sia-sia, bakalan gua musnahkan secepatnya tuh segala pikiran yang mengintimidasi gua.

Malah, setelah gua melayani, ikut Komsel Rutin, biarpun sita waktu (Waktu belajar khususnya), tapi gua bisa saksikan secara pribadi kalau Tuhan itu bertindak… Dia gak bakal perlakukan anakNya dengan remeh…

Padahal, Gua belajar sekuat tenaga TIngkat I dan sering menjauhkan diri dari Komsel, yang ada IP gua biasa aja…

Pokoknya mah seneng banget ketemu sama 1 kelas 2K. Bisa nyicip makanan dari berbagai daerah yang dibawain sama temen-temen (maklumlah ya, gua kan ga pulang… stay di Rumah Opung, Jadi ya… :v) Nah, terus yang puji Tuhannya lagi, kami sekelas dinyatakan berhak untuk melanjutkan ke semester 5 (Tingkat 3 Gua bro!!! Tingkat 3!!! Kece kan? 🙂 🙂 🙂 )

Yaps, pesan yang bisa gua dapetin waktu itu dari dosen adalah bahwa Tingkat 3 mata kuliahnya memang makin sedikit, tapi waktu kalian akan banyak tersita untuk belajar berorganisasi dan bersosialisasi di PKL54 nanti serta akan ada banyak tugas-tugas yang kalian harus kerjakan, jadi harus makin serius…

Nah, masalahnya gua masih galau nih pilih jurusan apa ya?

Kalo SE, dulu kata dosen gua Tingkat I, analisis gua bagus, dan di SE itu banyak analisisnya. Tapi, gua ga menguasai setiap pelajaran berbau Ekonomi dari Tingkat 1. Terus, ‘nyawa’ gua kurang banget kalo di situ… Bisa pelampiasan ke mantan calon jurusan masa lalu (Akuntansi)

Kalo SK, gua orangnya suka hal berbau sosial gitu. Dan banyak banget tuh kan yang bisa kita bahas di sosial. Nah, entar gua kayak bapak gua nih Jurusan dia dulu Sosial Politik.

Terus gua harus pilih apa?


Tapi, di balik setiap sukacita gua yang begitu meluap-luap ada satu hal yang membuat gua sedih 😦 Gua mendapatkan sebuah kabar yang sangat tidak enak… Ga enak banget buat gua secara pribadi yang tahun ini ulangtahun gua diucapin sama orang ini sebagai ‘golongan orang-orang jam 1’ yang gua sebut sebagai orang-orang pertama yang ngucapin gua ulangtahun…

Karena suatu hal, dia tidak bisa bersama-sama kami lagi. Waktu gua datang ke kontrakannya, gua memeluknya dan menghiburnya bersama beberapa orang lainnya. Gua sempat bertanya pada diri gua sendiri, apa maksudnya semua ini? Kenapa semuanya terulang kembali? Dan di saat seperti ini?

Tapi gua tetep percaya kalau Tuhan punya rencana yang indah ke depan nanti.

Dan setibanya gua dari rumah opung. Dengan bawaan yang sudah berat ada 3 tas untuk pulang besok. “La, ini kasih mama kue dari opung ya?”

Hoy hoy… -_- ujar gua dalam hati.

Gua hanya mengiyakan saja.

gua sambung besok ya… gua capek nih -_-

Mood gua pun membaik di hari itu. Dikasih duit sama Opung dan Tulang. Lumayan :3 Buat jajan… wkwkwk (maklum namanya anak kost). Meskipun penuh perjuangan angkut 4 tas dari Damri, sebagai wanita yang kuat, gua berhasil. 

Gua yang takut ketinggian, tenang banget selama perjalanan. Gara-gara itu. 

Duh langka orang begitu zaman sekarang …

i want to be live the Life to the fullest as he does lah pokoknya :3

Nanananananananana

Salam dari saya 

Priskila 🙂 🙂 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s