Resume Buku

Resume Buku “TITIK-TITIK KELEMAHAN ROH ANDA”

Penulis : TIMOTIUS ARIFIN

OLEH PRISKILA SARAGIH

Banyak yang terpanggil sedikit yang terpilih

Kita haruslah menjadi orang yang benar-benar terpilih, bukan sekedar terpanggil. Orang-orang yang terpilih memanglah sedikit, karena hanya sedikit yang nantinya boleh benar-benar mendekat dengan Allah dan dijauhkan dari kehancuran dunia ini. Intinya, tidak semua orang bebas dengan seenaknya mendekat dengan Tuhan menurut pandangan, motivasi, cara, atau selera masing-masing di luar kehendak Tuhan. Itu semua karena kebaikan Allah tidak bisa dipermainkan. Ia penuh kasih dan Ia pun adil. Tuhan mau kita untuk mendekat tetapi juga terpilih untuk meraih dan menikmati seluruh berkat dan kuasa di hidup kita sebagai orang yang boleh mendekat kepada Allah.

Bab 1 Yang boleh masuk Yerusalem

Dalam Nehemia 11, kita tahu bahwa hanya sepersepuluh orang Israel yang boleh masuk ke Yerusalem. Dan sari sepersepuluh itupun tidak semuanya yang masuk, masih ada yang tersaring.

  • Suku pertama yang boleh tinggal di sana yaitu Bani Yehuda (Pujian)~yang artinya boleh datang mendekat kepada Tuhan, bukan hanya orang-orang yang pandai memuji Tuhan dengan suara dan musik yang merdu, tetapi juga orang-orang yang layak dipuji oleh Tuhan.
  • Suku kedua yaitu suku Benyamin (The Son of My Right Hand)~artinya orang-orang yang bisa dipercaya Allah, yang boleh mendekat padaNya

Yang boleh tinggal di Kota Yerusalem menurut Nehemia 11 adalah para imam (priest) yang melayani Tuhan. Kata imam itu sendiri artinya the bridge builder, yaitu menjadi jembatan antara manusia dengan Allah.

  • Suku ketiga adalah suku lewi (suku yang mengambil bagian khusus dalam pekerjaan Allah). Mereka adalah hamba-hamba Tuhan full time.
  • Suku terakhir adalah suku Yebus, merupakan orang-orang yang tidak dihalau oleh bani Yehuda dan Bani Benyamin sehingga mereka tinggal bersama-sama. Mereka bisa dibiang’budak’ dalam bait Allah karena melakukan pekerjaan yang sederhana, tampak sepele seperti membelah kayu, mengambil air dll. Tapi ternyata suku inilah yang boleh tinggal di kota Yerusalem.

Terbukti bahwa bukan status kita yang membuat kita bisa mendekat pada Tuhan, tetapi cara apa yang kita pakai untuk mendekat pada Tuhan.

 

Bab 2 Yang boleh masuk Yerusalem baru

Bila kita pergi ke wilayah di luar kota Yerusalem, ada sebuah pintu gerbang di sebelah Timur yang paling terkenal, yaitu The Golden Gate (Gerbang emas). Emas berbicara mengenai Eternal/Kekekalan. Yerusalem memiliki arti “Kota Raja Besar” (The City of The Great King), kota mesias/Tuhan Yesus Kristus sendiri. Penting bila nama kita tertulis dalam kitab kehidupan. Pertanyaannya sekarang adalah “apakah nama kita sudah tertulis dalam Kitab Kehidupan?” Jika Ya, kita dapat memasuki Yerusalem baru. Jika kita masih ragu, ada baiknya kita memulai untuk membangun hubungan pribadi yang intim dengan Tuhan.

 

Bab 3 Yang boleh masuk ke bait Allah

Layakkah kita masuk ke dalam bait Allah? Bila kita melihat perumpamaan orang yang lumpuh di luar bait Allah dalam  Kis 3:1-10, maka kita bisa melihat bahwa seseorang untuk bisa mendekati Tuhan, itu tidak sembarangan. Serindu apapun orang lumpuh itu masuk dalam bait Allah, kalau dia tidak boleh masuk (terpilih), dia tidak akan bisa. Jadi, kalau sekarang kita bisa melayani Tuhan, itu bukan karena kehebatan kita, tapi karena memang Tuhanlah yang mengizinkan dan melayakkan kita oleh darah Yesus. Ada satu persyaratan bagi kita supaya kita boleh masuk ke bait Allah, yaitu tidak boleh ada cacatnya. Kita bisa lihat di Imamat 21:16-24.

 

Bab 4 Terpilih Sebagai Imam

Kita sebetulnya cacat dan tidak layak mendekat kepada Tuhan. Kita punya banyak cacat dan cela. Kalau aku pribadi cacat dan celaku itu kak aku gampang emosian dan resah jadi orang, itulah cacatku. Namun, ketika kita memuji nama Tuhan, Tuhan Yesus menjamah hidup kita sehingga kita dilayakkan menjadi imamNya. Tuhan Yesus sedang memilih imamnya untuk penuaian akhir zaman (dimana pada masa ini yang jahat akan terlihat semakin jahat dan yang baik akan terlihat semakin baik). Tapi, bila hati kita benar-benar murni di hadapan Tuhan, maka Ia memiliki berbagai cara untuk  membuat kita dekat denganNya di tengah banyaknya keterbatasan (cacat) yang kita miliki.

 

Bab 5 Penghalang anda dari Tuhan

Ada beberapa cacat yang tidak boleh ada pada kita sebagai imamat yang rajani, yaitu:

  1. Orang buta

Buta secara rohani artinya orang tersebut tidak bisa melihat apa yang akan Tuhan lakukan di bumi (Tidak punya visi tentang pekerjaan Tuhan). Orang yang buta secara rohani tidak boleh mendekat kepada Tuhan. Apapun yang ia lakukan, tidak akan berbuah di hadapan Tuhan. Karena manusia bisa menanam dan menyiram, tapi Tuhan jugalah yang memberi pertumbuhan.

 

  1. Orang timpang

Yaitu orang yang jalannya tidak benar. Untuk menjadi seorang hamba Tuhan itu, haruslah Anepileptos, yaitu tidak ada alasan untuk menangkap dia (bersih diri). Orang timpang hanya makan dari persembahan, namun tidak bisa mendekat pada Allah. Bila masih ada diantara kita yang cacat, marilah kita minta jamahan Tuhan untuk menyempurnakan kita.

 

 

  1. Cacat muka

Cacat muka itu berarti kemuliaan Tuhan tidak ada pada wajahnya. Meskipun ia rindu hidup dekat kepada Tuhan, tetapi hidupnya tidak mencerminkan ia seorang yang rindu Tuhan dekat padanya.

 

  1. Anggota tubuhnya tidak seimbang

Ini adalah orang yang melakukan segala upaya untuk menarik perhatian orang-orang pada dirinya sendiri. Contohnya pengusaha yang kalau ia mementingkan keuntungan pribadinya, tanpa berpikir membagi kepada orang lain.

 

  1. Patah kaki dan tangan

Orang yang patah kaki dan tangan rohaninya, tidak akan suka melakukan pekerjaan Tuhan. Orang-orang seperti ini akan terus mengasihani diri mereka yang tidak berdaya dan menuntut Tuhan yang datang dan melayani mereka daripada berubah, bangkit dan maju.

 

  1. Orang yang berbonggol

Orang yang berbonggol rohani adalah orang yang selalu bungkuk karena merasakan terbebani oleh apapun. Segala hal adalah beban dan masalah buatnya. Ini terjadi karena ia selalu melihat ke bawah, melihat ketidaksempurnaan dunia, ketidaksempurnaan orang lain, ketidaksempurnaan keadaan. Dia selalu melihat persoalan dan tidak melihat Tuhan.

 

  1. Orang kerdil

Orang kerdil rohani artinya adalah orang yang tidak pernah bertumbuh kea rah kedewasaan rohani (tidak ditentukan oleh lamanya seseorang menjadi anak Tuhan, dll). Kedewasaan rohani ditentukan dari sejauh mana seseorang mau bertanggung jawab atas tindakan dan keputusannya. Cacat rohani tidak bisa ditolerir, tetapi bisa disembuhkan. Cacat moral tidak bisa dikompromi, tetapi bisa dipulihkan. Oleh karena itu hanya orang-orang yang tak bercacat rohani yang boleh mendekat, melayani Tuhan, dan menikmati berkatNya yang luar biasa.

  1. Bular mata

Orang yang bular matanya secara rohani akan berpikiran pendek. Tidak bisa memandang jauh kepada perkara yang Tuhan siapkan. Bagi orang yang bular mata rohaninya, yang penting tujuan jangka pendeknya tercapai: pihak lain kalah, dan pihaknya yang menang. Orang-orang yang berpikiran pendek seperti ini tidak bisa mendekat kepada Tuhan.

 

  1. Rusak buah pelirnya

Orang yang seperti ini tidak bisa berbuah jiwa sama sekali, mandul rohani.

 

Bab 6 Singkirkan cacat penghalang

Cara untuk menyingkirkan cacat penghalang adalah memiliki kuasa dalam hidup kita. Ada beberapa syarat untuk mendapatkan kuasa, yaitu:

  1. Bukan orang gila, sebab bisa memakai kuasaNya sembarangan.
  2. Bukan orang ambisius, karena bisa memanipulasi kuasaNya untuk memuaskan dirinya sendiri.
  3. Tidak di bawah pengaruh tertentu, sebab KuasaNya bisa jatuh ke tangan yang berbahaya.
  4. Bukan anak kecil, karena akan memakai kuasaNya dengan tidak serius dan bertanggung jawab.

Oleh karena itu, jadilah orang yang berbuah dan tidak menjadi pengemis kepada Tuhan. Supaya kita dapat hidup berkenan dihadapan Tuhan, maka  kita harus memiliki Jesus Lifestyle. Orang Kristen adalah orang yang Kristus ada di dalamnya. Bila kita mau hidup lebih dekat dengan Tuhan, maka kita harus hidup dalam kebenaran. Jangan coba-coba untuk hidup dalam kebenaran kita sendiri!!! Karena kebenaran kita itu seperti kain lara dihadapan Tuhan. Jadi, mendekatlah kepada Tuhan dan mintalah Ia untuk menjamah kita dari segala cacat rohani yang kita miliki.

 Tuhan memberkati!!! Semoga kita bisa memulihkan cacat Rohani kita!!!

Advertisements

Puding Mie saos Mapple

Silahkan mencoba…

Menurut saya pribadi ini enak banget… Tapi, dicoba aja dulu buat, siapa tahu selera saya dan anda beda 🙂 😀

Bahan:

  • Telur secukupnya
  • Pisang rebus secukupnya
  • Sirup mapple
  • Kismis sesuai selera
  • Mie ramen yang sudah direbus
  • Ice cream vanilla sedikit

Cara membuatnya:

  • Kocok telur secukupnya
  • Masukkan pisang rebus secukupnya ke dalam telur yang sudah dikocok tadi, lalu ratakan dan haluskan dengan cara menekannya sampai benar-benar halus
  • Masukkan kismis secukupnya
  • Masukkan sirup mapple secukupnya
  • Masukkan mie ramen yang sudah direbus ke dalam  adonan tadi secukupnya
  • Masukkan ke dalam oven, dan tunggu sampai matang
  • Angkat dai oven, potong-potong, lalu sajikan
  • Siram dengan sirup mapple secukupnya
  • Taruh Ice Cream vanilla di atasnya.

Membayangkannya aja ga tahan banget, segera dicoba ya.. Menurut saya enak loh 🙂 😀

AT LEAST YOU GIVE A TRY GUYS 🙂