Sejujurnya…

Bye bye balok 1 Di tingkat itu, aku terkesan dengan 1M
Bye bye balok 1
Di tingkat itu, aku terkesan dengan 1M

Sesi 3 batal dan aku bisa sempatkan diri hanya untuk sekedar menulis ini. Di tengah jalan aku ketemu dengan banyak anak 55 cowok sama cewek yang tersenyum pada “kakak tingkatnya” ini. Aku masih kaku dan melangkah ke kelas dengan bilang hey.. Ikutin pelajaran MPC Teori sama pak Purwanto Ruslam, “Dibalik data ada seribu makna.” Yes, itu benar sekali…

Tapi, aku masih saja kesepian. Karena orang-orang yang suka ganggu aku beda kelas 😦 Gak ada lagi yang panggil kikil, lalay, bu bos, priskil, dan ngejek-ngejekin aku tanpa alasan rasional… Gak ada lagi yang nyanyi korea sama aku 😦 Gak ada lagi orang iseng tukang coret-coret buku aku di bagian belakang sama sekalian tandatangan dan tulis nama sama tanggal hari itu..

Aku belum bisa move on dari kalian… Sejujurnya meskipun gangguan kalian sering bikin aku kesel, aku rindu itu… Aku rindu kalian. Dari tadi aku di kelas cuma pura-pura senyum sama ketawa, belum ikhlas dari hatiku terdalam.

Mungkin iya, kita gak perlu move on, karena kita adalah sebuah keluarga… Kalian pasti selalu ku ingat, tapi kita sudah berada di kelas berbeda, kita harus memulai hal baru dan mencoba untuk menikmatinya.. Semoga kita semua wisuda 2016 dengan nilai sangat memuaskan ya..

Makasih buat selama ini. 🙂 🙂 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s