DN AIS/STIS 55

Hai wordpress, sama sekali gak buka 2 hari dan baru kali ini sempat-sempatnya luangin waktu buat tulis hal-hal mengesankan 2 hari ini. Dimulai waktu hari minggu, pagi saya pergi ke gereja dengan seorang teman saya dan bercerita banyak hal soal angkatan 55, tentang temannya teman kami yang tinggalin kuliah mereka karena lulus di sini dll. Selesai ibadah, kami pun ngobrol banyak dengan kakak-kakak di gereja yang habis pulang dari Bali karena ada acara gereja gitu, puji Tuhan dapet pensil lucu dari kakaknya, hehehe.
Setelah itu, sampai di kontrakan, sorenya kami bingung sendiri kenapa kakak-kakak himpunan mahasiswa daerah(HIMADA) kami gak sms buat bantuin. Akhirnya temen saya dan saya datang ke kampus buat ngerjain stand HIMADA IMASSU (Ikatan Mahasiswa Statistik Sumatera Utara). Saya gak enakan sampai saat itu, karena saya ga ada bantu apa-apa kecuali share photo PAPIDA (Putra-putri daerah) di beberapa group facebook saya. Sesampainya disana ada 3 orang anak 55, 1nya cewek dan kayak pernah liat, taunya emang iya, dia dari Binjai, SMA 5. Pantesan aja, waktu Try Out USM STIS, saya yang ke SMA 5, pantes dia inget saya. Kami pun diam-diam saja, akhirnya mengecat sterofoam untuk jadi tempat melengketkan duri-duri (Karena bentuk stand kami seperti durian). Lucunya adalah teman saya si H mempermalukan kami dengan bilang kalau, “Anak TK aja lebih jago mewarnai daripada orang ini!” Dan semua kakak tingkat pada ketawa. Aduh malu… Pekerjaan pun selesai, saya tidak sanggup bantu Danus karena sudah sangat amat lelah.. Belum lagi ingat acara besoknya itu yang amat sangat panjang.

Seminar satistik pun dimulai.. Sebelumnya saya curhat sedikit sama temen sekelas saya dulu. Dan sesi pertama seminar nasional Statistik pun dimulai dengan pembicara Prof.Dr.Windhu, Phd. Temanya kalau ga salah ingat membudayakan statistik dan menstatistikan budaya. Ini sih temanya PKL 52, dan ini sangat menarik karena sangat jarang sekali dijadikan penelitian. Memang sih ada beberapa unsur budaya yang sangat sulit untuk dikuantitatifkan, namun sangat penting bagi suatu bangsa untuk mengebangkan serta mengetahui berapa banyak kontribusi dari kekayaan budaya Indonesia terhadap perilaku sosial dan kemajuan ekonomi suatu masyarakat. Dan banyak hal lainnya yang teman-teman sesama STIS pasti punya materi yang sudah dibagikan kemarin. Seminar itu dimoderatori oleh pembawa berita yang membuat cowok-cowok “eksekutif muda” menjadi semangat dalam sekejap mata. Lanjut lagi ke Seminar ke-2 yang dipresentasikan oleh 2 orang kakak tingkat angkatan 52, salah satunya dari Sumatera Utara dan penjelasan kakak itu buat saya terpesona, seandainya saja dosen saya ngajar di kelas semua kayak kakak ini, bisa-bisa IP saya cetar membahana!!! wakakak :v
Penjelasan kakak itu mengenai hasil PKL 52 benar-benar jelas dan sangat bagus. Saya jadi pengen gitu ntar jadi pembicara PKL 54, OMG!!! Seneng banget pasti rasanya menyampaikan banyak informasi dan ilmu dengan baik buat banyak orang… Yang berkesan buat saya sampai acara berakhir sih akhirnya PAPIDA dari SUMUT jadi PAPIDA TERFAVORIT, akhirnya ga sia-sia ngeshare banyak-banyak sampe tante saya aja ikutan ngelike dengan jumlah like 5395, Hebat emang.. PAPIDA dari JATENG akhirnya menjadi Putra-Putri STIS 2013.. Mereka bagus.. Prestasi yang besar juga kok buat IMASSU masuk 5 besar dengan persiapan yang kurang matang.. Hehehe

Semoga Putra-Putri STIS 2014 nanti dari IMASSU..
🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s