Inti dari Buku “40 DAYS PURPOSE FA CAMPAIGN” (RESUME The Purpose Driven Life (Rick Warren)) By: Priskila Saragih ^^

Hari 1
Kita dilahirkan oleh dan bagi rencana Tuhan (maksud dan tujuanNya). Kita ada hanya karena Tuhan menghendaki kita ada. Hidup adalah tentang membiarkan Tuhan memakai kita untuk rencana-rencanaNya. Menjadi orang yang sukses dan memenuhi tujuan hidup merupakan dua hal yang sama sekali berbeda. Untuk menentukan tujuan hidup kita, kita jangan melihat pada dunia, melainkan pada Firman Tuhan saja. Tuhan telah memikirkan kita sebelum kita pernah memikirkanNya (Efesus 1:4-5). Tujuan hidup kita jauh lebih besar dan menyangkut alam semesta yang telah Tuhan rancangkan bagi kekekalan. (Efesus 1:10-11). Tanpa Tuhan, hidup tidak masuk akal (Tidak bermakna).
Pertanyaan dan diskusi: Terlepas dari semua iklan di sekitarku, bagaimana aku mengingatkan diriku sendiri bahwa hidup sesungguhnya adalah tentang hidup bagi Tuhan, dan bukan bagi diri sendiri?
Jawaban saya: Aku ingat lagu “hidupku bukannya aku lagi” saja, karena dengan begitu aku ingat kalo Tuhan besertaku dan aku tidak boleh menyia-nyiakan hidupku untuk hal-hal yang tidak berguna.

Hari 2
Kita diciptakan Tuhan bukanlah suatu kebetulan. Tuhan tahu hal yang terbaik bagi setiap kita. Dia sudah menetapkan waktu dan tempat terbaik bagi kita untuk lahir, darimana kita berasal, ras apa kita, itu semua sudah diatur oleh Tuhan. Termasuk juga “anak haram”, karena sebetulnya tidak ada “anak haram” itu, karena Tuhan punya rencana dengan itu semua. Kita adalah kombinasi genetic terbaik dari kedua orangtua kita, tak peduli mereka baik, jahat ataupun kurang perhatian. Ia berkehendak menciptakan kita untuk mengungkapkan kasihNya. Tuhan membuat kita untuk sebuah alasan, dan kehidupan kita memiliki makna yang sangat dalam.
Pertanyaan diskusi: Dengan mengetahui bahwa Tuhan secara unik menciptakan aku, bidang-bidang mana saja dari kepribadian, latar belakang, dan penampilan fisikku yang sulit kuterima.
Jawaban saya: Saya sulit belajar Teknik, menerima orang dari suku yang berbeda.

Hari 3
Kehidupan setiap orang dikendalikan oleh sesuatu, pada umumnya adalah:
-Dikendalikan rasa bersalah
-Dikendalikan dendam dan kemarahan
-Dikendalikan rasa takut
-Dikendalikan materi
-Dikendalikan oleh Kebutuhan akan pengakuan terhadap keberadaannya.
Tanpa tujuan, hidup seperti gerakan tanpa arti, kegiatan tanpa arah, dan peristiwa tanpa alasan. Oleh karena itu, banyak keuntungan yang didapat dengan hidup yang memiliki tujuan, yaitu:
-Memberi makna hidup kita
-Memudahkan kehidupan kita
-Memfokuskan hidup kita, mengonsentrasikan usaha dan energy kita pada apa yang penting
-Memotivasi hidup kita
-Mempersiapkan kita untuk menghadapi kekekalan.
Pertanyaan diskusi: Apa yang akan dikatakan keluarga dan teman-temanku sebagai tenaga pengendali hidupku? Aku ingin menjadi apa?
Jawaban saya: Ok, aku bakal terbuka untuk ini, aku tahu pasti mereka akan mengatakan padaku untuk tidak khawatir pada segala Sesuatu dan percaya. Aku ingin menjadi penginjil dan ahli Tenaga Kerja di BPS nanti.

Hari 4
Kita diciptakan untuk bertahan selamanya jika kita mau membuka hati dan percaya sepenuhnya pada Tuhan. Kita akan kekal bersamaNya di Surga, namun bila kita menutup hati pada Tuhan dan tidak mempercayaiNya, maka kematian kekal sudah menanti kita. Tubuh kita yang ada di dunia ini ibarat sebuah “tenda” bagi Roh kita, namun kita akan memiliki tubuh di masa depan yang merupakan “rumah”, yaitu tempat abadi kita kelak. Jadi kehidupan saat di dalam kandungan merupakan persiapan untuk kehidupan saat ini, dan kehidupan saat ini merupakan persiapan bagi kehidupan mendatang yang kekal. Oleh karena itu, semakin hidup kita dekat dengan Tuhan, semakin kecil tampaknya segala sesuatu yang lain.
Pertanyaan diskusi: Karena aku dibuat untuk kekal, satu hal apakah yang sebaiknya kuhentikan untuk dilakukan dam satu hal apakah yang sebaiknya mulai kulakukan hari ini?
Jawaban saya: Yang harus saya hentikan adalah takut mati, jujur kalo ditanya sekarang misalnya Tuhan panggil saya, saya belum siap, karena masih banyak hal-hal yang belum saya lakukan. Yang sebaiknya mulai saya kerjakan adalah memperbaiki hubungan pribadi saya dengan Tuhan dan sikap saya supaya benar-benar berkenan bagiNya.

Hari 5
Untuk memenuhi tujuan Tuhan dalam hidup kita, kita harus membuang hikmat dunia dan menerima serta menggunakan pandangan tentang kehidupan yang sesuai dengan Alkitab. Kehidupan di bumi ini adalah sebuah ujian, kepercayaan, dan penugasan sementara. Merupakan ujian, karena Tuhan secara berkesinambungan melihat respon kita terhadap orang, masalah, keberhasilan, konflik, penyakit, kekecewaan bahkan cuaca (hal yang sepele sekalipun). Hidup merupakan suatu kepercayaan karena segala sesuatu yang kita nikmati di bumi ini hanyalah sementara dan merupakan sebuah titipan Tuhan pada kita, oleh karena itu, semakin banyak yang Tuhan beri semakin banyak yang Tuhan harapkan dari kita.
Pertanyaan diskusi: Apa yang telah terjadi pada anda akhir-akhir ini yang anda sadari merupakan ujian dari Tuhan? Apakah hal terbesar yang Tuhan percayakan padaku?
Jawaban saya: Ujian dari Tuhan bagi saya yang sangat berat akhir-akhir ini adalah ancaman DO Semester II ini. Hal terbesar yang Tuhan percayakan bagi saya adalah Kuliah di STIS, karena banyak orang yang ingin lulus di sini, tapi Tuhan berkehendak lain, maka saya harus menggunakan kesempatan ini sebagai suatu anugerah, bukan masalah.

Hari 6
Hidup merupakan suatu penugasan sementara, dimana bumi merupakan suatu negeri asing dan kampong halaman kita sebagai “duta-duta Kristus” adalah Surga. Oleh karena itu, kita harus berhenti mencemaskan “memiliki segalanya” di bumi ini. Maka dari itu, kita tidak sepenuhnya bahagia di sini, karena memang harus demikian!
Pertanyaan diskusi: Kehidupan di bumi ini adalah sebuah penugasan sementara bagaimana kenyataan ini akan mengubah cara kehidupan anda sekarang?
Jawaban saya: Saya akan menaruh segala cita-cita saya pada Tuhan dan menyerahkannya padaNya karena saya tahu hidup ini sementara dan tanpa perkenanan Tuhan, saya tidak bisa melakukan apa-apa.

Hari 7
Kemuliaan Tuhan harus menjadi tujuan utama dalam kehidupan kita. Bagaimana cara memuliakan Tuhan? Dengan menyembahNya (dimotivasi kasih, ucapan syukur, dan kegembiraan), mengasihi orang-orang percaya lainnya, menjadi serupa dengan Kristus (melalui cara berpikir, merasakan dan bertindak), melayani orang lain dengan talenta-talenta kita, dan bercerita tentang Tuhan kepada orang-orang lain.
Pertanyaan diskusi: Kegiatan sehari-hari anda yang mana yang dapat membuat anda lebih sadar akan kemuliaan Tuhan?
Jawaban saya: Kegiatan saya melalui bersaksi tentang kebaikan Tuhan yang sudah saya rasakan pada banyak orang.

Hari 8
Kita direncanakan bagi kesukaan Allah. Salah satu karunia yang Tuhan berikan pada kita adalah kemampuan menikmati kesenangan karena Tuhan membuat kita menurut citraNya. Segala sesuatu yang kita lakukan untuk menyenangkanNya merupakan suatu tindakan penyembahan. Penyembahan memiliki banyak sisi, jauh melebihi music. Satu hal yang penting, yaitu penyembahan bukanlah bagi kepentingan kita, melainkan bagi kepentingan Tuhan. Pujian seharusnya menjadi kegiatan pertama ketika kita bangun pagi hari dan kegiatan terakhir saat kita mau tidur di malam hari. Penyembahan yang sesungguhnya adalah jatuh cinta pada Yesus.
Pertanyaan diskusi: Tugas biasa apakah yang bisa mulai anda lakukan seperti langsung untuk Yesus?
Jawaban saya: Menyanyi lagu rohani setiap ada waktu luang.

Hari 9
Senyuman Tuhan adalah tujuan hidup kita. Kita dapat membuatNya tersenyum dengan cara, yaitu: ketika kita mengasihiNya di atas segalanya (konsisten mengikuti kehendak Tuhan), ketika kita percaya kepadaNya sepenuhnya (memiliki iman bahwa Ia tahu yang terbaik bagi hidup kita), ketika kita menaatiNya sepenuh hati (ketaatan membuka pemahaman/ lakukan saja dulu nanti kita paham apa yang Tuhan mau), ketika kita memuji dan mengucap syukur padaNya terus menerus, ketika kita menggunakan kemampuan kita.
Pertanyaan diskusi: Karena Tuhan tahu yang terbaik, dalam bidang hidup anda yang mana anda paling perlu mempercayaiNya?
Jawaban saya: Dalam bidang pelayanan dan pendidikan.

Hari 10
Inti dari penyembahan adalah berserah diri. Penghalang yang harus kita jauhi adalah tidak percaya/ketakutan dan kesombongan supaya kita bisa berserah penuh pada Tuhan. Kita harus mempercayai Tuhan sepenuhnya dengan menyadari betapa Tuhan mengasihi kita. Untuk berserah penuh pada Tuhan, akuilah keterbatasan kita. Berserah bukan merupakan status quo, tetapi mengorbankan hidup atau menderita dalam rangka mengubah apa yang perlu diubah. Orang-orang yang berserah menaati perintah Tuhan, meskipun kadang tidak masuk akal (seperti Abraham yang disuruh Tuhan untuk mempersembahkan Ishak, anaknya). Ada banyak berkat yang kita dapatkan dengan berserah diri, yaitu: Damai sejahtera, Kemerdekaan, dan mengalami kuasa Tuhan dalam hidup kita. Berserah tidak melemahkan, tetapi menguatkan kita.orang-orang yang berserah adalah orang yang dipakai Tuhan.
Pertanyaan diskusi: Bidang hidup anda yang manakah yang anda tahan dari Tuhan?
Jawaban saya: Segala bidang kehidupan saya, saya tidak bisa jauh dari Tuhan. Karena tidak ada hal di bumi ini yang dapat saya lakukan tanpa campur tangan kasih Tuhan.

Hari 11
Tuhan yang maha besar itu rindu untuk bersahabat dengan kita. Kita bisa mendekat dengan Tuhan kapan saja, setelah Ia menebus dosa kita di kayu salib. Tuhan mengundang kita untuk menikmati persahabatan dan persekutuan dengan ketiga pribadi Tritunggal: Bapa, Anak dan Roh Kudus. Bagaimana persahabatan dengan Tuhan itu? Melalui percakapan terus-menerus (Setiap hal yang kita lakukan bisa menjadi “menghabiskan waktu dengan Tuhan”), melalui meditasi terus-menerus (merenungkan firmanNya sepanjang hari) karena kita tidak bisa mengenal Tuhan kecuali kita mengenalNya dan kita tidak bisa mengenalNya tanpa mengenal FirmanNya. Doa membiarkan kita berbicara kepada Tuhan, sedangkan meditasi membiarkan Tuhan berbicara pada kita. Keduanya sangat penting dalam sebuah persahabatan.
Pertanyaan diskusi: Apa yang bisa anda lakukan untuk mengingatkan diri anda agar terus memikirkan Tuhan dan berbicara kepadaNya lebih sering sepanjang hari ini?
Jawaban saya: Saya akan menyanyi lagu rohani sering-sering dan membawa buku catatan kecil segala kebaikan-kebaikan dan doa yang Tuhan jawab sehingga saat keadaan sulit, saya bisa kuat karena ingat Tuhan pasti mengerjakan mujizatNya bahkan lebih besar dari yang sebelumnya dikerjakanNya dalam hidup saya.

Hari 12
Sebagai sahabat yang baik, kita harus jujur kepada Tuhan. Kita harus mau membagi perasaan sepenuhnya kepada Tuhan. Jangan ada sedikitpun kepahitan dalam hidup kita ya.. Sadarilah bahwa Tuhan selalu bertindak bagi kebaikan kita, bahkan ketika itu menyakitkan dan kita tidak memahaminya. Kita harus memilih untuk menaati Tuhan dalam iman, kita harus memilih untuk menghargai apa yang Tuhan hargai, kita harus menginginkan persahabatan dengan Tuhan lebih dari segala sesuatu. Pergumulan membutuhkan kontak pribadi dan mendekatkan kita kepadaNya. Masalah-masalah kita ternyata bukan hukuman, melainkan seruan untuk bangkit dari Tuhan yang mengasihi. Kita dekat dengan Tuhan sedekat yang kita pilih.
Pertanyaan diskusi: Pilihan-pilihan praktis apa yang akan anda ambil hari ini dalam rangka bertumbuh makin dekat kepada Tuhan?
Jawaban saya: Saya harus tetap menjaga Roh saya bersemangat dan menyala-nyala serta lebih serius lagi dalam menjalani HpdT saya dengan Tuhan.

Hari 13
Tuhan meminta segenap hati, jiwa, akal budi dan kekuatan serta kesetiaan kita. Jenis penyembahan yang menyenangkan hati Tuhan memiliki 4 ciri, yaitu: Tuhan senang ketika penyembahan kita akurat (menyembah dalam Roh dan Kebenaran), Tuhan senang ketika penyembahan kita otentik (harus murni dari hati), Tuhan senang ketika penyembahan kita penuh perhatian, dan Tuhan senang ketika penyembahan kita praktis.
Pertanyaan diskusi: Mana yang lebih menyenangkan Tuhan sekarang, penyembahan muka umum atau penyembahan pribadi?
Jawaban saya: Menurut saya, penyembahan pribadi..

Hari 14
Tingkat terdalam dari penyembahan adalah memuji Tuhan meskipun menderita, mengucap syukur pada Tuhan dalam pencobaan, percaya kepadaNya, ketika dicobai, berserah sementara menderita, dan mengasihiNya ketika Ia tampak jauh. Caranya katakana pada Tuhan tepat bagaimana yang kita rasakan, focus pada siapa Tuhan-kodratNya yang tidak berubah, Percaya Tuhan memegang janji-janjiNya, dan Ingat apa yang telah Tuhan lakukan bagi kita.
Pertanyaan diskusi: Bagaimana aku dapat tetap berfokus pada kehadiran Tuhan, terutama ketika Ia terasa jauh?
Jawaban saya: Dengan tetap menjaga persekutuan denganNya dan tidak menjadi lemah Rohani.

Hari 15
Keluarga rohani lebih penting daripada keluarga fisik karena akan berlangsung untuk selama-lamanya. Jikalau kita adalah anggota keluarga Allah, maka kita merupakan ahli waris kerajaan Allah. Kita akan bersama-sama Tuhan selamanya, diubahkan sepenuhnya menjadi seperti Kristus, dibebaskan dari segala kesaAndaan, penderitaan dan kematian, diberi penghargaan dan tugas pelayanan, dan mendapat bagian dari kemuliaan Kristus. Baptisan juga penting sebagai tanda kita tidak malu pada dunia bahwa kita sudah bergabung dengan Keluarga Allah.
Pertanyaan diskusi: bagaimana aku bisa memulai memperlakukan orang-orang percaya lain seperti anggota-anggota keluarga sendiri?
Jawaban saya: dengan mengasihi mereka sepenuh hati, menolong mereka meskipun mungkin saat itu saya sedang sedih dll

Hari 16
Seluruh kehidupan berkisar pada kasih. Kita harus mengasihi sepenuh hati antar sesame anggota keluarga kerajaan Allah dengan cara berada dalam persekutuan yang teratur dan akrab dengan sesame orang percaya lainnya.Bahkan, kita harus berada diantara orang-orang yang menyebalkan, tidak sempuran, dan membuat frustasi untuk bisa menerapkan kasih secara sempurna. Melalui persekutuan, kita belajar 3 hal penting, yaitu pemanfaatan hidup yang terbaik adalah kasih, hidup tanpa kasih sesungguhnya tidak ada harganya,kasih aka nada selama-lamanya (kekal). Kita harus mengasihi orang lain sama seperti diri kita sendiri. Hidup minus kasih sama dengan nol. Karena kita akan dievaluasi berdasarkan kasih kita. Selain itu, ungkapan kasih terbaik adalah waktu, dan waktu terbaik untuk mengasihi adalah sekarang.
Pertanyaan diskusi: Sejujurnya, apakah hubungan merupakan prioritas pertamaku? Bagaimana aku dapat memastikannya?
Jawaban saya: sejujurnya bukan hubungan tadinya. Tapi, saya akan berusaha berubah kak..

Hari 17
Kita dipanggil untuk menjadi anggota bukan hanya percaya loh. Makanya, saat kita lalai dalam persekutuan, segala hal lain mulai merosot juga. Gereja mengeluarkan kita dari isolasi egoism. Yaitu kita diajarkan mengasihi orang lain sama seperti Yesus mengasihi kita. Gereja menolong kita mengeluarkan otot rohani, tubuh Kristus membutuhkan kita, kita akan berbagi dalam misi Kristus di dunia, gereja akan menahan kita supaya tidak tergelincir. Penyembahan menolong memfokuskan diri kepada Tuhan, persekutuan menolong menghadapi permasalahan hidup, pemuridan menolong mempertahankan iman, pelayanan menolong menemukan talenta, dan penginjilan menolong memenuhi misi.
Pertanyaan diskusi: Apakah tingkat keterlibatanku di gereja lokalku menunjukkan bahwa aku mengasihi dan berkomitmen kepada keluarga Tuhan?
Jawaban saya: jujur sih saya belum, belum melayani, persekutuan Komsel juga sering malas datang dan banyak hal lainnya. Saya masih suka mementingkan diri sendiri. Tapi, sekarang sekarang saya sadar kalo itu semua salah, saya akan komitmen untuk berubah jadi lebih baik ke depannya.

Hari 18
Kehidupan dimaksudkan untuk dibagikan. Persekutuan sejati lebih dari sekadar muncul dalam kebaktian. Dalam persekutuan sejati, orang akan mengalami otentisitas, orang mengalami mutualisme, orang mengalami simpati.
Pertanyaan diskusi: Langkah apa yang dapat aku ambil hari ini untuk berhubungan dengan orang percaya lain dalam tingkatan yang lebih sejati dan dari hati ke hati?
Jawaban saya: jujur, apa adanya, dan gak menutup-nutupi apapun yang kualami dan kurasakan.

Hari 19
Komunitas membutuhkan komitmen. Dibutuhkan kejujuran (harus terus terang) dan bisa menegur orang lain yang salah dengan roh lemah lembut dan penuh kesabaran. Selanjutnya, dibutuhkan kerendahan hati (karena keangkuhan menghalangi kasih karunia Allah dari hidup kita). Kerendahan hati bukanlah merendahkan diri, melainkan memikirkan orang lain lebih banyak. Mengembangkan komunitas membutuhkan penghormatan (menghormati perbedaan-perbedaan kita)-dan bersabar terhadap orang-orang yang membuat kita kesal (BEKK/ butuh ekstra kasih karunia)bahkan. Mengembangkan komunitas juga membutuhkan kerahasiaan-Tuhan membenci gosip!!! Yang terakhir dibutuhkan frekuensi dalam suatu komunitas.
Pertanyaan diskusi: Bagaimana aku dapat membantu mengembangkan karakteristik sebuah komunitas sejati dalam kelompok kecilku dan gerejaku?
Jawaban saya: dengan menjaga rahasia, tidak bergosip, sabar menghadap banyak orang yang terkadang BEKK..

Hari 20
Kemampuan kita bergaul dengan orang lain merupakan tanda bahwa kita dewasa rohani. Kita harus seia sekata dan jangan ada perpecahan sama sekali. Oleh karena itu, kita harus belajar menjadi seorang pendamai. Pendamaian itu bukan menghindari konflik dan bukan juga penenangan. Ada 7 langkah alkitabiah untuk memulihkan persekutuan, yaitu: Berbicara pada Tuhan sebelum berbicara kepada orang itu, selalu ambil inisiatif, bersimpatilah terhadap perasaan-perasaan mereka, akuilah bagian anda dalam konflik tersebut, serang masalahnya bukan orangnya, bekerjasamalah sebanyak mungkin, tekankan rekonsiliasi bukan resolusi.
Pertanyaan diskusi: Dengan siapa aku perlu memulihkan sebuah persekutuan yang rusak hari ini?
Jawaban saya: dengan teman-teman dan saudara saya.

Hari 21
Menjaga kesatuan gereja kita merupakan tugas kita. Banyak cara yang bisa kita lakukan, yaitu: focus pada apa kesamaan yang kita miliki, bukan perbedaan-perbedaan kita. Realistislah dalam harapan kita, pilihlah untuk menguatkan bukan mengkritik, tolak mendengarkan gossip, praktikkan metode Tuhan bagi penyelesaian konflik serta dukunglah pendeta dan pemimpin-pemimpin kita.
Pertanyaan diskusi: apa yang sebagai pribadi kulakukan untuk melindungi persatuan dalam keluarga gerejaku sekarang ini?
Jawaban saya: saya pribadi yang terpenting itu tidak mendengarkan gossip, karena saya sering mendengar gossip dari orang-orang di sekitar saya, meskipun bukan saya yang bergosip.

Hari 22
Kita diciptakan untuk menjadi serupa dengan Kristus. Tujuan akhir Tuhan bagi kehidupan kita di bumi bukanlah kenyamanan, tapi pengembangan karakter. Dan kita ada itu bagi tujuan Tuhan. Ingatlah bahwa Roh Tuhan bekerja di dalam kita, kita harus bekerja sama dengan karya Roh Kudus (ketaatan membuka pintu pada kuasa Tuhan)- majulah dalam kelemahan kita, lakukan yang benar bagaimanapun takutnya perasaan kita. Kedewasaan rohani yang sejati adalah tentang belajar mengasihi seperti Yesus tanpa berada dalam hubungan dengan orang lain.
Pertanyaan diskusi: di bagian hidupku yang mana aku perlu memohon kuasa Roh Kudus untuk menjadi seperti Kristus hari ini?
Jawaban saya: Di bidang pelayanan

Hari 23
Kita harus ingin bertumbuh, memutuskan bertumbuh, berusaha bertumbuh, dan bersikeras dalam bertumbuh. Pertumbuhan rohani adalah suatu usaha bersama antara kita dan Roh Kudus. Untuk mengubah kehidupan, kita harus mengubah cara berpikir kita dalam menentukan cara kita merasa dan cara kita merasa mempengaruhi cara kita bertindak. Kita harus mengembangkan pikiran Kristus, caranya dengan berhenti memiliki pemikiran yang egois, mulai berpikir secara dewasa.
Pertanyaan diskusi: Dimana aku perlu berhenti berpikir dengan caraku dan mulai berpikir dengan cara Tuhan?
Jawaban: dalam iman dan pengharapan saya. Saya sering kali mengandalkan kekuatan dan memakai logika saya dalam banyak hal yang saya lakukan.

Hari 24
Kebenaran akan mentransformasikan kita dengan cara mengikuti firman Tuhan, kita harus menerima otoritasNya, kita harus mengasimilasikan kebenaranNya(mengisi pikiran dengan Firman Tuhan-menerimanya, membacanya, mempelajarinya, mengingat dan merenungkannya), dan kita harus menerapkan prinsip-prinsip firman Tuhan.
Pertanyaan diskusi: Apa yang Tuhan telah perintahkan kepadaku melalui firmanNya yang belum aku lakukan?
Jawaban saya: mengasihi musuh. Masih sulit bagi saya mengasihi orang-orang yang menyebalkan (BEKK).

Hari 25
Tuhan mempunya tujuan dalam setiap masalah.Tuhan menggunakan keadaan-keadaan untuk mengembangkan karakter kita. Tuhan menggunakan masalah untuk menarik kita datang lebih dekat padaNya. Allah turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi kita (dalam hidup belum tentu semua yang kita alami baik loh)-Tujuan Tuhan jauh lebih besar daripada masalah-masalah, penderitaan dan bahkan dosa kita, dan ingat ini semua janji buat anak-anak Tuhan loh…
Pertanyaan diskusi: masalah apa dalam hidup anda yang telah menyebabkan pertumbuhan terbesar dalam diri anda?
Jawaban saya: masalah waktu dulu rumah kami dimaling besar-besaran saya kelas 3 SMA waktu itu.

Hari 26
Setiap pencobaan adalah sebuah kesempatan untuk melakukan kebaikan. Tidak sulit untuk mengasihi orang yang cantik dan mengasihi anda (ckckck). Kita belajar damai sejahtera sejati di dalam kita, bukan dengan membuat hal-hal berjalan seperti rencana kita, tetapi dengan mengizinkan terjadi waktu-waktu kekacauan atau kebingungan. Setiap kali kita mengalahkan sebuah cobaan, kita menjadi semakin seperti Kristus. Ada langkah-langkah praktis untuk mengatasi pencobaan, yaitu: jangan mau diintimidasi-pencobaan hanya menjadi sebuah dosa ketika kita menyerah kepadanya, kenali pola pencobaan kita dan bersiaplah terhadapnya, dan mintalah pertolongan Tuhan. Pencobaan membuat kita selalu bergantung pada Tuhan.
Pertanyaan diskusi: kualitas karakter serupa Kristus apa yang dapat kukembangkan dengan mengalahkan godaan umum yang kuhadapi?
Jawaban saya: mungkin yang bisa saya kembangkan yaitu kasih saya terhadap orang lain.

Hari 27
Selalu ada jalan keluar. Ada 4 kunci alkitabiah untuk mengalahkan pencobaan, yaitu: palingkan perhatian kita pada hal lain-Mengabaikan suatu godaan jauh lebih efektif daripada melawannya (isilah pikiran kita dengan firman Tuhan dan pikiran-pikiran baik lainnya-jangan biarkan sampah masuk ke dalam pikiran anda tanpa saringan! Selektiflah! Pilih dengan hati-hati apa yang anda pikirkan!) , ungkapkan pergumulan kita kepada seorang teman atau kelompok pendukung yang rohani, lawanlah iblis, dan sadarilah kerentanan kita.
Pertanyaan diskusi: siapa yang dapat aku minta untuk menjdi seorang partner rohani untuk membantuku mengalahkan sebuah pencobaan yang gencar dengan berdoa untukku?
Jawaban saya: kelompok kecil saya ^^

Hari 28
Tidak ada jalan pintas menuju kedewasaan, semuanya memerlukan waktu. Pertumbuhan itu bertahap. Kita tidak dapat bertumbuh tanpa sikap rendah hati dan mau diajar. Pertumbuhan seringkali menyakitkan dan menakutkan. Karakter kita adalah total penjumlahan dari kebiasaan-kebiasaan kita. Oleh karena itu, jangan tergesa-gesa! Percayalah bahwa TUHAN sedang bekerja dalam hidup kita bahkan ketika kita tidak merasakannya! Simpan sebuah buku catatan atau jurnal tentang pelajaran-pelajaran yang didapat! Bersabarlah terhadap Tuhan dengan diri kita sendiri! Jangan kecil hati! Tuhan belum selesai dengan kita, jadi teruslah maju!!! PBPGINFWMY(Please be patient, God is Not Finished With Me Yet!)
Pertanyaan diskusi: dalam bidang mana daripertumbuhan rohaniku aku perlu lebih sabar dan tekun?
Jawaban saya: dalam pengerjaan PA di kelompok kecil yang butuh kesabaran dan kepekaan dalam menggali Firman Tuhan.

Hari 29
Kita ditaruh di bumi untuk memberi kontribusi. Kita diciptakan untuk melayani Tuhan, kita diselamatkan untuk melayani Tuhan juga-hati yang diselamatkan adalah hati yang ingin melayani, kita disembuhkan untuk menolong orang lain, kita diberkati untuk menjadi berkat. Kitapun dipanggil untuk melayani Tuhan (setiap pelayanan berarti, karena kita semua saling bergantung terhadap satu sama lain untuk berfungsi. Oleh karena itu, kita diperintahkan untuk melayani Tuhan (pelayanan itu adalah inti kehidupan kristiani) dan melalui pelayananlah kita menemukan arti kehidupan kita. Apa yang berarti bukanlah durasi kehidupan anda, melainkan donasi kehidupan anda; bukan berapa lama anda hidup, melainkan bagaimana anda hidup.
Pertanyaan diskusi: apa yang menahanku untuk menerima panggilan Tuhan untuk melayaniNya?
Jawaban saya: saya takut itu menyita waktu saya lebih, sehingga kuliah saya terganggu.

Hari 30
Kita dibentuk untuk melayani Tuhan. Tuhan tidak akan member kita kemampuan, minat, bakat, karunia, kepribadian dan pengalaman hidup kecuali Ia bermaksud menggunakannya bagi kemuliaanNya. Tuhan akan mengaruniakan kita SHAPE(Spiritual Gifts/ karunia rohani, heart/hati, abilities/kemampuan, personality/kepribadian, experience/pengalaman). Dengan SHAPE, karunia rohani kita akan terbuka, mendengarkan suara rohani kita. Lebih baik sedikit barang dengan disertai takut akan Tuhan daripada banyak harta dengan disertai kecemasan.
Pertanyaan diskusi: dalam cara apa aku bisa melihat diriku bergairah melayani orang lain dan menyukainya?
Jawaban saya: saya suka mendoakan orang..

Hari 31
Hanya kita yang bisa menjadi diri kita (tidak ada duplikasi diri kita di dunia ini). SHAPE: menerapkan kemampuan-kemampuan kita (bakat alamiah sejak lahir) dan kita harus melakukan segalanya bagi kemuliaan Tuhan. Jadikan tujuan kita untuk menjadi pembangun kerajaan dan bukan hanya pembangun kekayaan. Selanjutnya apa yang kita mampu lakukan, Tuhan kehendaki untuk kita lakukan juga. Kemampuan-kemampuan kita tidak diberikan hanya untuk mencari nafkah, Tuhan memberikannya kepada kita untuk pelayanan kita. SHAPE: menggunakan kepribadian kita, memanfaatkan waktu pengalaman kita
Pertanyaan diskusi: kemampuan atau pengalaman pemberian Tuhan apa yang dapat aku tawarkan bagi gerejaku?
Jawaban saya: pengalaman rumah saya dimaling dan pelayanan multimedia saya di gereja dulu.

Hari 32
Tuhan layak mendapatkan yang terbaik dari kita. Caranya temukan SHAPE kita (periksa karunia-karunia dan kemampuan-kemampuan yang kita miliki), terima dan nikmati SHAPE kita-hindarilah pembandingan, tolak pembesar-besaran, dan carilah persetujuan Tuhan.Terakhir terus kembangkan SHAPE kita.
Pertanyaan diskusi: bagaimana aku dapat memanfaatkan sebaik-baiknya apa yang Tuhan telah berikan padaku?
Jawaban saya: dengan cepat tanggap meresponi sesuatu yang diminta orang untuk saya lakukan (dimana saya bisa melakukannya-karena saya diberi talenta oleh Tuhan demikian).

Hari 33
Kita melayani Tuhan dengan melayani sesame karena Tuhan mengukur kebesaran kita dengan berapa banyak orang yang kita layani, bukan berapa banyak orang melayani kita. Oleh karena itu, sangatlah penting memiliki hati sebagai hamba. Pelayan-pelayan sejati menyediakan diri mereka untuk melayani, pelayan-pelayan sejati memperhatikan kebutuhan, pelayan-pelayan sejati melakukan yang terbaik dengan apa yang mereka miliki, pelayan-pelayan sejati melakukan setiap tugas dengan dedikasi yang sama, pelayan-pelayan sejati setia pada pelayanan mereka dan pelayan-pelayan sejati menjaga kerendahhatian.
Pertanyaan diskusi: manakah dari keenam karakteristik pelayan sejati yang paling manantang bagiku?
Jawaban saya: melakukan yang terbaik dengan apa yang mereka miliki 

Hari 34
Pelayanan bermula dari pikiran kita yang seharusnya seperti seorang hamba. Ada 5 sikap pelayan sejati, yaitu: lebih memikirkan orang lain daripada dirinya sendiri, berpikir seperti seorang penjaga, bukan pemilik; memikirkan pekerjaan mereka, bukan apa yang dikerjakan orang lain; medasarkan jati diri mereka di dalam Kristus (semakin sedikit mempromosikan diri), memandang pelayanan sebagai sebuah gedung, bukan sebuah kewajiban.
Pertanyaan diskusi: apakah aku biasanya lebih mementingkan dilayani atau mencari cara untuk melayani orang lain?
Jawaban saya:biasanya mementingkan dilayani saya.

Hari 35
Tuhan sangat suka memakai orang-orang yang lemah karena Tuhan memiliki perspektif yang berbeda mengenai kelemahan-kelemahan kita. Dia mau menunjukkan kuasaNya melalui segala kelemahan-kelemahan kita. Tuhan tidak pernah dibatasi oleh keterbatasan-keterbatasan kita. Marilah kita akui segala kelemahan-kelemahan kita dihadapan Tuhan. Jika ingin Tuhan memakai kita, kita harus tahu siapa Tuhan dan siapa kita sebenarnya. Cukupkan diri dengan kelemahan-kelemahan kita (ungkapan iman pada kebaikan Tuhan), bagikan kelemahan-kelemahan kita sejujurnya. Dan ternyata ada kemuliaan dalam kelemahan-kelemahan kita.
Pertanyaan diskusi: apakah aku sedang membatasi kuasa Tuhan dalam hidupku dengan mencoba menyembunyikan kelemahan-kelemahanku?
Jawaban saya: sejujurnya iya.

Hari 36
Kita diciptakan untuk sebuah misi (memperkenalkan orang-orang kepada Tuhan). Beberapa alasan mengapa misi itu begitu penting, yaitu: misi kita adalah kelanjutan misi Yesus di bumi, misi kita adalah sebuah hak istimewa yang luar biasa (kehormatan luar biasa bisa dipakai Tuhan), menceritakan pada orang lain bagaimana mereka dapat memiliki hidup kekal adalah hal terbesar yang dapat kita lakukan bagi mereka, misi kita memiliki makna penting yang kekal, misimemberi hidup kita bermakna.
Pertanyaan diskusi: ketakutan-ketakutan apa yang menghalangiku memenuhi misi yang Tuhan buat untuk kuselesaikan? Apa yang menghalangiku menceritakan kabar baik kepada sesame?
Jawaban saya: saya takut dijauhi, dan yang menghalangi saya adalah kemampuan saya untuk bicara yang kurang baik pada orang.

Hari 37
Ketika kita menjadi orang yang percaya, kita juga menjadi utusan Tuhan. Pesan kehidupan kita memiliki 4 bagian penting, yaitu: kesaksian, pelajaran kehidupan, semangat rohani, dan kabar baik. Pesan hidup kita ternyata termasuk kesaksian kita, pesan hidup kita termasuk pelajaran-pelajaran hidup kita, pesan hidup termasuk membagikan semangat rohani kita, pesan hidup kita termasuk kabar baik.
Pertanyaan diskusi; ketika aku mengingat cerita pribadiku, kepada siapa Tuhan ingin membaginya?
Jawaban saya: kepada teman-teman saya.

Hari 38
Amanat agung merupakan pengutusan kita. Pilihlah untuk menjadi orang Kristen kelas dunia atau orang Kristen duniawi. Lantas, bagaimanakah caranya berpikir seperti seorang Kristen kelas dunia? Bergeserlah dari pemikiran yang berpusat pada diri sendiri ke pemikiran yang berpusat pada sesame, bergeserlah dari pemikiran lokal ke pemikiran global, bergeserlah dari pemikiran “di sini dan sekarang” ke pemikiran kekal dan bergeserlah dari memikirkan dalih-dalih ke memikirkan cara-cara kreatif untuk memenuhi misi kita.
Pertanyaan diskusi: langkah-langkah apa yang dapat aku ambil untuk bersiap pergi dalam sebuah pengalaman misi-misi jangka pendek tahun depan?
Jawaban saya: saya sih lebih ke arah melayani dan mendoakan orang-orang sakit saja dulu, karena saya juga masih kuliah.
Hari 39
5 tujuan hidup kita yang terutama adalah: kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu (penyembahan), kasihilah sesame manusia seperti dirimu sendiri(pelayanan), pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu (penginjilan), baptislah mereka (persekutuan), ajarlah mereka melakukan segala sesuatu..(pemuridan). Untuk semakin memperjelasnya diskusikan dengan rekan rohani/kelompok kecil, beri diri kita check-up rohani yang teratur, tuliskan kemajuan anda di dalam sebuah jurnal, teruskan apa yang anda ketahui kepada sesame, dan semua bagi kemuliaan Tuhan.
Pertanyaan diskusi: yang mana dari keempat kegiatan yang akan kumulai agar tetap di jalur dan menyeimbangkan kelima maksud tujuan Tuhan bagi hidupku?
Jawaban saya: check-up rohani secara teratur
Hari 40
Hidu di atas tujuan adalah satu-satunya cara untuk sungguh-sungguh hidup. Pernyataan tujuan hidup adalah pernyataan yang menunjukkan arah hidup kita, sebuah pernyataan yang mendefinisikan “keberhasilan” bagi kita, pernyataan yang mengklarifikasi peran kita, dan merupakan pernyataan yang mengungkapkan shape kita.
Ada 5 pertanyaan terbesar dalam hidup ini, yaitu: apa yang akan menjadi pusat kehidupanku? Apa yang akan menjadi karakter hidupku? Apa yang menjadi sumbangan hidup kita? Apa yang akan menjadi komunikasi hidup kita? Apa yang akan menjadi komunitas hidup kita? Ingatlah Tuhan ingin memakai kita….
Pertanyaan diskusi: kapan aku akan mengambil waktu untuk menuliskan jawaban-jawabanku bagi kelima pertanyaan besar hidup? Kapan aku akan menuliskan maksud-tujuanku di atas kertas?
Jawaban saya: saya akan ambil waktu bulan September 2013 akhir dan menuliskannya dalam kertas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s