Oh ya, berhubun…

Oh ya, berhubungan aku gak kelompok kecil 2 minggu ini aku dikasih Tugas nih sama kakak PKK ku buat ngeresume buku, gak panjang sih cuma 91 halaman bukunya.
I.Resume Buku “Bebas Dari Tujuh Dosa Maut”
Pengarang : Billy Graham
Oleh : Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF
Ibarat botol racun yang hanya dilabelkan gula-gula membuatnya menjadi lebih berbahaya dibanding jika ditulis bahwa itu sebenarnya adalah Racun, demikian juga dosa harus diberitahu dengan jelas pada manusia secara jelas semuanya dari segi bentuk, tindakan, perilaku dsb. Karena jika hanya diberitahu pada manusia bahwa dosa adalah perbuatan melanggar hukum Allah, kekhilafan, itu belum mencakup semuanya dan member gambaran yang samar-samar mengenai apa dosa itu sebenarnya.
Tujuh Dosa Maut itu adalah:
1. Kecongkakan
Dosa ini mendapat tempat pertama karena kecongkakan mendahului kehancuran (Amsal 16:18). Kecongkakan adalah keadaan mental atau moral yang mendahului hamper semua dosa lainnya. Kecongkakan muncul dalam berbagai bentuk dan keluar dari hati manusia yang sombong. Bentuk kecongkakan ada 4, yaitu:
a. Kecongakakan Rohani, bentuk kecongkakan inilah yang paling parah, dan bermula dari Lucifer yang ingin melebihi tahta Tuhan, namun karena dia sombong, congkak dan angkuh, ia dibuang ke bumi dan direndahkan. Kecongkakan ini akan menemui hukum Allah, sebab orang yang bersikap seperti itu lebi mengandalkan kebajikan sendiri daripada karunia Allah. Orang seperti ini memandang orang lain lebih rendah, sama halnya seperti orang farisi.
b. Kecongkakan Intelektual. Orang-orang yang mempunyai kecongkakan ini menganggap rendah orang-orang yang tidak berpendidikan, buta huruf dan yang tertindas. Mereka lupa bahwa kesanggupan-kesanggupan mental kita adalah pemberian Allah, dan sebenarnya pengetahuan yang kita peroleh adalah hasil karya orang lain. Kecongkakan ini menjadi musuh Kristus, karena kecongkakan ini membuat orang bersandar pada diri sendiri dan bukan pada Allah.
c. Kecongkakan akan materi. Dalam kecongkakan ini, diri sendirilah yang didudukkan ke atas singgasana dan bukan Allah. Akibatnya, orang kehilangan pegangan hidup dan memusatkan perhatiannya pada apa yang ia miliki, bukan pada apa sebenarnya ia dihadapan Allah. Kecongkakan ini membuat orang rakus.
d. Kecongkakan social adalah kesombongan kelas, ras dan suku.
Kecongkakan adalah dosa dan batu sentuhan bagi Kerajaan Allah. Dosa paing besar yang menghalangi orang masuk kerajaan sorga adalah dosa kecongkakan karena ini dosa yang paling dibenci Allah.

2. Amarah
Amarah, dosa ini dapat terjadi pada bayi, anak-anak, istri bahkan suami dan menyebabkan rusaknya suasana keluarga, meskipun hanya satu anggota keluarga yang marah. Dosa inilah yang paling berat karena tak ada satu orangpun di dunia ini yang bisa kebal terhadap penyakit amarah ini. Amarah menimbulkan banyak banyak perselisihan dan bencana pada dunia ini. Amarah merupakan suatu dosa keji, karena amarah menunjukkan sifat hewani manusia. Banyak orang yang tadinya terlihat manis, namun setelah ia marah menjadi sangar dan menjijikkan. Kalau kita marah, kita akan kehilangan kegembiraan, gairah hidup, nama baik atau reputasi, teman-teman, kesempatan-kesempatan baik dan juga kesaksian. Amarah juga adalah asal-muasal keinginan untuk membunuh seperti yang dilakukan oleh Kain pada Habel, adiknya. Namun, ada juga rasa kemarahan yang dibenarkan seperti kemarahan kita akan adanya korupsi dan hal-hal negative lainnya.
3. Cemburu
Cemburu adalah dosa yang tidak diketahui sebabnya secara pasti, namun orang yang memiliki dosa ini senang melihat orang lain mengalami kesusahan, meskipun tidak ada untungnya bagi dirinya sama sekali. Orang tak dapat memiliki kepribadian yang utuh kalau ia menyimpan rasa cemburu dalam hatinya. Menurut Alkitab, cemburu adalah sifat yang kita bawa lahir. Cemburu ini dilarang karena menghancurkan kesehatan rohani, menghilangkan kegembiraan, kebahagiaan dan perasaan puas dari hidup ini. Banyak dari korban cemburu ini yang jadi ‘senjata makan tuan’, mereka menjadi korban dari kecemburuan mereka sendiri, seperti halnya Haman.
4. Dosa Seksual
Dosa ini adalah dosa yang bertopengkan pendapat bahwa seks adalah pemberian Allah, padahal siapa yang melakukan zinah tidak berakal budi(Amsal 6:32,33). Dosa Seksual adalah suatu dosa yang paling keji, sebab seksual merupakan salah satu pemberian Allah yang paling berharga, yakni kasih manusia. Meskipun dosa ini paling keji, namun inilah yang paling banyak dilakukan orang dari segala hasil kelicikan iblis. Dosa Seksual adalah salah satu senjata neraka yang paling tajam dan ampuh untuk merusakkan jiwa-jiwa, dan Iblis telah menggunakannya sejak awal kejadian hingga sekarang. Ada tiga hal mengenai Dosa Seksual yang harus kita perhatikan, yaitu:
a. Dosa ini meninggalkan bekasnya, umpamanya mata yang liar, muka merah karena malu, pandangan yang membangkitkan berahi, semuanya ini adalah tanda-tanda dari hati yang cabul.
b. Dosa Seksual mencemoohkan dan menipu, karena dosa ini mempermainkan orang yang mempunyai maksud berbuat cemar dalam hatinya. Akibatnya, setelah melakukan dosa ini akan ada penyesalan dan ‘mereka menabur apa yang mereka tuai’
c. Dosa Seksual memperbudak orang. Bila sudah terjerumus ke dalam dosa ini, akan sulit bagi seseorang untuk terlepas darinya. Dosa yang tadinya membawa kenikmatan, sekarang menjadi penindas. Dan dosa ini telah menjadi tuan atas yang melakukannya.
Namun, jika ingin sungguh-sungguh bertobat dalam nama Tuhan, dan tidak melakukan hal ini lagi, betapapun besarnya dosa kita darah Kristus dapat membasuhnya.
5. Makan Lebih Dari Yang Seperlunya
Makan terlalu banyak adalah salah satu dari tujuh dosa maut; disejajarkan oleh tokoh-tokoh Gereja yang congkak, cemburu dan ketidaksenonohan. Dosa ini banyak dilakukan oleh orang Kristen, namun hanya sedikit yang mengakuinya bahwa itu adalah dosa. Namun, ini benar-benar dosa yang dicela keras oleh Alkitab. Makan terlalu banyak adalah dosa. Sebab perbuatan itu adalah pengungkapan dari filsafat materialism melalui sikap dan perbuatan. Makan terlalu banyak juga merupakan penyelewengan dari nafsu makan alamiah yang diberikan Allah. Dosa adalah pemutarbalikan dan penyelewengan dari keinginan-keinginan dan nafsu yang normal dan alamiah. Dalam dosa ini, kita melalaikan peringatan Yesus supaya jangan mendahulukan keinginan-keinginan tubuh. Kelahapan adalah puncak egoisme manusia dan akan mendapat hukuman seperti halnya dosa yang membawa maut lainnya. Selain itu, kelahapan juga adalah dosa karena orang yang bertuhankan perut mencemarkan tubuh yang adalah bait Roh Kudus. Karena itu kita disuruh makan seperlunya dan tidak berlebihan, karena di luar sana masih banyak orang yang kelaparan karena tidak bisa makan.
6. Malas
Kemalasan adalah suatu hal yang sepele, karena ini bukanlah dosa menurut sebagian orang, namun tahukah kita bahwa kemalasan adalah suatu perbuatan kedagingan, dimana sekali kita malas, Iblis dan malaikat-malaikatnya bersukaria? Kemalasan akan mendatangkan malapetaka bagi orang yang melakukannya. Seperti halnya kita sebagai mahasiswa, bagaimana mungkin mahasiswa yang kerjanya Cuma tidur-tiduran dapat lulus ujian? Sebaliknya mereka yang rajin bekerja dan belajar dapat lulus ujian dan mendapat pujian dari profesornya. Alkitab mengatakan bahwa dosa kemalasan menyebabkan cara hidup negative, yaitu hidup terhenti dan tidak efektif, yang kesemuanya membuat orang itu tidak layak menjadi pengikut Kristus. Kemalasan Rohani bukan saja dosa terhadap Allah, tapi juga dosa terhadap diri sendiri. Padahal begitu banyaknya orang yang rindu akan keselamatan di sekitar kita, namun kita tak memberitakan injil padanya karena kemalasan kita. Kita harus menghindari kemalasan itu apalagi malas berdoa, malas membaca alkitab. Barangkali dosa kemalasan dan penyia-nyiaan kerohanian sama bobotnya dengan dosa-dosa keji lainnya, yang banyak kita dengar mengirim orang menjadi penghuni neraka. Secara langsung, hal yang paling jelek yang dilakukan oleh kemalasan terhadap seseorang ialah merampas daya kerohanian orang itu, yakni daya kekuatan mengambil keputusan kristiani.

7. Serakah
Keserakahan berkeluarga erat dengan ketamakan, yaitu ingin memiliki kepunyaan orang lain. Mungkin keserakahan adalah penyebab dari lebih banyak kejahatan dibandingkan semua dosa lainnya. Tak ada dosa lain yang dapat merampas sampai habis keindahan dan seni dari hidup ini seperti yang dilakukan oleh dosa keserakahan. Keserakahan mula-mula menjerat jiwa kita, kemudian menggenggam nasib kita. Keserakahan mengejar lebih dari apa yang dibutuhkan. Dalam Roma 1:29 keserakahan disejajarkan dengan dosa-dosa yang lebih terang-terangan dan keji.
Alkitab mengajarkan bahwa ketamakan adalah berhala. Kecintaan akan uang menggerogoti hati manusia, menghilangkan kebahagiaan mereka dan mengadu domba mereka. Dosa keserakahan jugalah yang menyebabkan perbudakan, dan perbudakan membawa penderitaan, kemelaratan dan kematian bagi manusia. Maka itu, menjadi kaya bukanlah dosa, tapi kalau kekayaan kita mencekik kehidupan rohani kita, ini menjadi dosa dan kita menjadi semakin miskin di mata Allah.
II. Aplikasi untuk bertobat dari ketujuh dosa ini dalam kehidupan sehari-hari
1. Bertobat dari Kecongkakan
Mari mengaku dosa kita, rendahkan diri kita dihadapan Allah, dan berusaha tanamkan dan praktekkan sifat kerendahan hati dalam hidup kita sehari-hari.
2. Bertobat dari Amarah
Menerima Yesus sebagai Juruselamat, dan gunakan akal serta pikiran kita setiap kali kita mau marah, bersabarlah dan jangan cepat emosian dan melampiaskan segala kekesalan hati dalam bentuk kemarahan.
3. Bertobat dari Cemburu
Akuilah bahwa kita memiliki dosa itu, lalu akuilah hal itu pada Allah dan berbaliklah dari dosa ini. Yang ketiga mari buka hati kita pada karunia Kristus yang dapat memperbaharui. Dengan Roh Kudus kita dimampukan untuk selalu mengucap syukur dengan apa yang kita punya, tanpa harus cemburu akan apa yang telah dicapai orang lain. Yang terakhir, mintalah Roh Kudus masuk ke dalam hati kita untuk member kita kemenangan.
4. Bertobat dari Dosa Seksual
Menerima Tuhan Yesus dalam hati kita, serta menghilangkan semua barang-barang ataupun benda-benda yang menjijikkan dan dapat mempengaruhi gairah seksual tersebut. Berdoa supaya Tuhan memampukan untuk bertobat dari segala tindakan yang jahat tersebut.
5. Bertobat dari Makan Lebih Dari Yang Seperlunya
Berdoa supaya Tuhan menjauhkan kita dari semua nafsu yang berlebihan, khususnya makan, Selalu jaga dalam batasan normal dan ingat bahwa masih banyak orang yang kelaparan karena tidak bisa makan, sebaiknya kita memberikan mereka bantuan melalui makanan yang berlimpah-limpah yang kita punya.
6. Bertobat dari Malas
Selalu berdoa, baca alkitab dan siapkan hati, pikiran kita untuk menjalani semua kegiatan yang mau kita lakukan. Dan manfaatkan segala waktu yang ada dengan maksimal, jangan bermalas-malasan, tiduryang banyak, buka internet yang banyak,tapi perbanyak ibadah, berdoa, baca alkitab dan terus-menerus belajar pelajaran kuliah.
7. Bertobat dari Serakah
Berdoa, inta pengampunan Tuhan, dan jangan serakah, ingat yang mana menjadi bagian orang lain dan mana yang menjadi bagian kita dalam hal apapun juga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s